Share

Panglima TNI Sebut Perang Siber Jadi Mandala Perang Baru

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 27 Mei 2021 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 337 2416426 panglima-tni-sebut-perang-siber-jadi-mandala-perang-baru-xcyIc8R8CX.jpg Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: Antara)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI,Hadi Hadi Tjahjanto, S.I.P mengatakan perang siber akan menjadi pertempuran model baru di era sekarang. Hal ini ia sampaikan saat membuka “Seminar Sumber Daya Siber Nasional”, bertempat di Rumah Perubahan, Pondok Melati, Bekasi, Kamis (27/05/2021).

"Kenyataan bahwa Perang Siber telah menjadi mandala perang baru sudah di depan kita semua."kata Panglima TNI Marsekal TNI,Hadi Hadi Tjahjanto, S.I.P dalam keterangan tertulis Kamis (27/05/2021)

Hadi juga menyebutkan perkembangan ancaman isu perang siber atau cyber war sudah ada sejak satu dekade terahir. Bahkan perang siber diramalkan dapat memicu terancamnya kedamaian dunia.

"Isu tentang Perang Siber (Cyber War) terus didengungkan bahkan diramalkan bisa memicu ketegangan antar Negara yang berimbas pada terancamnya kedamaian dunia." lanjutnya

Selanjutnya ia menuturkan bahwa penyerangan siber secara terbatas telah kerap terjadi oleh beberapa negara. Namun kondisi tersebut diasumsikan sebagai uji coba.

Meskipun begitu menurutnya peperangan yang sesungguhnya dan jauh lebih besar telah dipersiapkan dan diantisipasi oleh beberapa Negara. Oleh karenanya ancaman perang siber tersebut harus diikuti dengan memunculkan pertahanan siber.

"Oleh karena itu, ancaman Cyber Warfare yang kehadirannya sebagai Cyber Space, Cyber Threat, dan Cyber Crime dalam kehidupan global dewasa ini telah memunculkan Cyber Defence atau Pertahanan Siber." tegasnya

Adanya perkembangan isu perang siber ini bahkan menarik pelatuk negara-negara di dunia untuk membentuk berbagai unit khusus seperti Cyber Army, Cyber Naval, Cyber Air Force, Cyber Military, Cyber Troops, maupun Cyber Force.

“Hal ini mengindikasikan bahwa setiap Negara di dunia harus mampu mengembangkan kekuatan pertahanan Siber nya agar dapat menahan serangan Siber dari berbagai pihak. Inilah yang kemudian melahirkan ancaman baru dalam dunia internasional, berupa Perang Siber (Cyber Warfare),” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini