BMKG: Waspada Banjir Rob di Sejumlah Wijayah Dampak Gerhana Bulan Total

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 26 Mei 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 337 2415814 bmkg-waspada-banjir-rob-di-sejumlah-wijayah-dampak-gerhana-bulan-total-OymMzZMe6U.jpg Pengamatan gerhana bulan total. (Foto: Carlos Fajarta)

JAKARTA - Gerhana Bulan Total berwana merah (Super Blood Moon) akan mulai terlihat mulai Rabu (26/5/2021) pukul 18.09 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, dampak fenomena alam itu adalah air pasang di sejumlah wilayah Indonesia.

"Banjir rob di sejumlah wilayah tertentu," ujar Koordinator Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Hendra Suarta kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (26/5/2021) sore di dermaga cinta Ancol Taman Impian, Jakarta Utara. 

Baca juga: Gerhana Bulan Total, BMKG Lakukan Pengamatan di Seluruh Wilayah Indonesia

Secara spesifik, dia mengingatkan bahwa warga yang berada di Papua dan Kalimantan untuk waspada. "Karena gravitasi bulan itu tidak seluruhnya, seperti misalkan di Papua, Kalimantan itu perlu di waspadai," ujar Hendra.

Ia menyebutkan, pelaksanaan pemantauan akan dilakukan oleh Tim Hilal BMKG menggunakan teleskop VC200L, sama seperti yang digunakan untuk memantau hilal Idul Fitri.

Baca juga: Mengenal Super-Blood Moon, Jenis Gerhana Bulan yang Berlangsung Malam Ini

Sementara itu, Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo mengatakan, angin yang berembus konsisten dengan kecepatan cukup tinggi hingga 46 km per jam di beberapa perairan di Indonesia mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang. 

"Utamanya di Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru, Perairan barat Sumatera, Perairan selatan Jawa hingga NTT dengan ketinggian gelombang mencapai tiga meter," kata Eko dalam keterangannya, Selasa (25/5). 

Bersamaan dengan itu, kata dia, adanya fenomena Super Blood Moon berpengaruh terhadap kondisi pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir di beberapa wilayah pesisir Indonesia.

"Di antaranya, Sumatera Utara, Batam, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Papua," ujarnya. 

Dia mengatakan, potensi banjir rob ini berbeda waktu di tiap wilayah yang secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Untuk di wilayah Papua berpotensi terjadi pada Rabu (26/5/2021). 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini