Cerita Doni Monardo Indonesia Rugi Rp22 Triliun per Tahun Gegara Bencana

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 25 Mei 2021 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 337 2415315 cerita-doni-monardo-indonesia-rugi-rp22-triliun-per-tahun-gegara-bencana-pg0c2WMSUo.jpg Doni Monardo (Foto: BNPB)

JAKARTA - Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menyampaikan, Indonesia selalu mengalami kerugian ekonomi sekitar 22 tahun tiap tahunnya akibat bencana yang terjadi di Tanah Air. Indonesia memang dikategorikan sebagai negara rawan bencana.

"World Bank mencantumkan Indonesia sebagai salah satu dari 35 negara dengan tingkat ancaman tertinggi di dunia, nanti Pak Ganip akan terima presentasi dari para pejabat, dan tiap tahun kita mengalami kerugian ekonomi sektiar Rp22 triliun akibat bencana yang selalu saja mengalami peningkatan dari tahun ke tahun," kata Doni dalam acara serah terima jabatan Kepala BNPB, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga:  Pensiun, Doni Monardo: Malam Ini Adalah "Malam Pertama" Bersama Istri

Mantan Danjen Kopassus ini mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak akan bisa bekerja sendirian. Pasalnya, bencana di Indonesia menjadi urusan seluruh komponen bangsa.

"Kita harus mampu menghimpun seluruh sumber daya bukan hanya sumber daya pemerintah, TNI dan Polri, tapi juga sumber daya masyarakat," tuturnya.

"Dan ternyata sumber daya masyarakat Indonesia luar biasa, ketika ada kejadian bencana terutama dengan skala mengengah ke atas, tanpa dikomando, seluruh instrumen bangsa kita akan merapatkan barisan," sambung Doni.

Sebagaimana diketahui, Letjen TNI Ganip Warsito dilantik menjadi Kepala BNPB untuk menggantikan Letjen TNI Doni Monardo yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2021.

Sebelum didapuk menjadi Kepala BNPB, Ganip baru menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI selama tiga bulan lebih usai dilantik Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada 1 Februari 2021 lalu.

Baca Juga:  BNPB Kenang Kepemimpinan 'Catur Muka' Doni Monardo

Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 ini berpengalaman di bidang infanteri. Dia pernah menjabat sebagai Pangdam XIII/Merdeka, Asops Panglima TNI, dan Pangkogabwilhan III.

Serupa dengan Ganip, Doni juga berpengalaman di bidang infanteri. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985. Ia pernah menjabat Dandenma Paspampres, Danjen Kopassus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas, hingga akhirnya didapuk sebagai Kepala BNPB.

Sebagai Kepala BNPB, Doni juga mengetuai Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Ia mulai terlibat aktif dalam penanganan wabah ini sejak awal merebak di Tanah Air.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini