Selain Sunda Empire, Ternyata Masih Ada Kerajaan Hayalan di Indonesia, Ini Daftarnya

Tim Okezone, Okezone · Rabu 26 Mei 2021 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 337 2415279 selain-sunda-empire-ternyata-masih-ada-kerajaan-hayalan-di-indonesia-ini-daftarnya-G2QLUglJUm.jpg Kekaisaran Sunda Empire.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Pada awal Januari 2020, publik dikejutkan dengan berita tentang Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda. Sunda Empire yang digawangi tiga orang, yakni Ratu Agung Ratnaningrum sebagai Kaisar/Maharani, Nasri Banks selaku Perdana Menteri dan Rangga Sasana sebagai Sekretaris Jenderal menimbulkan keonaran karena penuh dengna kontroversi.

Menanggapi keresahan masyarakat terhadap keberadaan Sunda Empire, maka polisi pada 28 Januari 2020 Ki Ageng Rangga ditangkap oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Dua hari kemudian, Kepolisian Daerah Jawa Barat menetapkan tiga orang petinggi Sunda Empire, yakni Nasri Banks selaku Perdana Menteri, Raden Ratnaningrum selaku Kaisar, dan Ki Ageng Rangga atau Rangga selaku Sekretaris Jenderal Sunda Empire sebagai tersangka. Mereka ditangkap atas tindakan penyebaran berita bohong.

Baca Juga: Sunda Empire Ungkap Hubungan Pelat A, Banten dan Amerika

Ternyata, di Indonesia kerajaan hayalan seperti itu cukup banyak jumlahnya. Dilansir dari data Litbang MNC Portal Indonesia, berikut daftar entitas yang Mirip Sunda Empire:

1.Keraton Agung Sejagat

Keraton Agung Sejagat didirikan 2018, mempunyai seorang Raja bernama Totok Santosa Hadiningrat. Sedangkan Ratunya bernama Dyah Giatrja. Keraton Agung Sejagat memiliki istana yang berada di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah. Kelompok ini mengklaim sebagai induk dari seluruh negara di dunia. Saat ini Keraton Agung Sejagat berhenti setelah pimpinannya diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka diduga melakukan praktik penipuan melalui Keraton Agung Sejagat yang didirikan.

2.Kerajaan Ubur-ubur

Kerajaan Ubur-ubur didirikan oleh sepasang suami istri, Rudi dan Aisyah. Kerajaan ini muncul di Serang, Banten pada 2008. Kehebohan dibuat sang istri, ia mengaku sebagai Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui Alquran dan Allah SWT. Kelompok ini menyebut Nabi Muhammad merupakan perempuan. Mereka juga mengatakan bahwa Kakbah bukan kiblat umat Muslim melainkan tempat pemujaan berhala. Pengikut dari Kerajaan Ubur-ubur diamankan oleh pihak kepolisian. Sedangkan Ratu Kerajaan Ubur-ubur divonis 5 bulan penjara.

3.Tahta Suci

Tahta Suci dipimpin Lia Eden. Ia mengaku mendapatkan wahyu dari malaikat Jibril. Ia menganggap dirinya sebagai Imam Mahdi. Pada 1999, ia bersama 75 orang jemaah Salamullah menggelar ritual perang melawan Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul. Tujuannya untuk membasmi Nyi Roro Kidul yang dianggap sebagai lambang kemusyrikan. Pada 2000, mendeklarasikan agama baru, Salamullah, sebagai penyatuan dari semua agama yang ia pelajari. Lia Eden meninggal dunia pada 11 April 2021. Pengikutnya menyatakan bahwa meskipun Lia Eden meninggal dunia, ajaran Lia Eden akan tetap ada.

4.Kandang Wesi Tunggul Rahayu

Kelompok Kandang Wesi Tunggul Rahayu berpusat di Garut. Kandang Wesi Tunggul Rahayu menerbitkan uang sendiri yang digunakan untuk alat transaksi sesama anggotanya. Mereka juga diduga mengubah bentuk burung garuda yang merupakan lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia . Lambang burung garuda dibuat dengan menghadap ke depan. Serta bagian kepala ditambah dengan mahkota. Pada 08 September 2020, kelompok ini mendaftarkan ke kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Garut. Pihak Kesbangpolinmas, ingin mengklarifikasi penggunaan lambang buruda garuda tersebut. Namun pihak Kandang Wesi Tunggul Rahayu tidak kunjung datang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini