Serda Ucok Dikabarkan Masuk ke Satuan Telik Sandi, Apa Tanggapan TNI AD?

Tim Okezone, Okezone · Selasa 25 Mei 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 337 2415270 serda-ucok-dikabarkan-masuk-ke-satuan-telik-sandi-apa-tanggapan-tni-ad-FvPPTqDDpF.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) hingga saat ini masih belum bisa memberi tanggapan soal kabar anggota Kopassus Group II Kandang Menjangan Kartasura, Serda Ucok Tigor Simbolon yang bergabung kedalam satuan telik sandi atau intelijen di Grup 3/Sandhi Yudha yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur.

Satuan Kopassus ini memiliki spesifikasi tugas perang rahasia ‘Clandestine Operation’, termasuk kemampuan dalam intelijen tempur atau combat intell,dan counter insurgency (kontra pemberontakan).

(Baca juga: Eksekutor Napi Cebongan Serda Ucok Bergabung ke Satuan Telik Sandi?)

Pasukan ini malang melintang di berbagai operasi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu operasi sukses yang dijalankan adalah saat melakukan operasi rahasia di negara Belanda.

MNC Portal, Selasa (25/5/2021) berusaha meminta konfirmasi bergabungnya Serda Ucok kedalam grup yang memiliki sesanti dhuaja ‘Tri Kottaman Wira Naraca Byuha’ kepada Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna namun belum ada tanggapan.

(Baca juga: Hikayat Pasukan Komando Baret Merah yang Dibentuk Eks Sopir Ratu Wilhelmina)

Begitu juga dengan Kepala Penerangan (Kapen) Kopassus Letkol Inf. Achmad Munir yang enggan memberikan keterangan.

ist

Serda Ucok diketahui berhak bebas karena sudah menjalani masa 2/3 tahanan terhitung sejak 2013 berarti sudah 8 tahun dia menjalani kurungan dari total 11 tahun vonis dari Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 Yogyakarta. Dengan begitu, Serda Ucok memiliki hak untuk bebas, apalagi jika dipotong dengan remisi semasa menjalani tahanan.

Dia sebelumnya divonis 11 tahun penjara karena terbukti mengeksekusi empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Keempatnya adalah Yohanes Juan Manbait, Gamaliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, dan Hendrik Benyamin Sahetapy Engel. Mereka bertanggung jawab atas kematian Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe yang juga senior Serda Ucok di Korps Baret Merah.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini