Ganjar Pranowo Sempat Bertemu Megawati Sebelum "Dikucilkan" PDI Perjuangan

Carlos Roy Fajarta, · Senin 24 Mei 2021 23:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 337 2414947 ganjar-pranowo-sempat-bertemu-megawati-sebelum-dikucilkan-pdi-perjuangan-2f5euZRvkK.jpg Ganjar menyerahkan lukisan untuk Ketum PDI Perjuangan Megawati (Foto : Instagram/@pdiperjuangan)

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri pada Jumat 21 Mei 2021. Sebelum sehari setelahnya, pada Sabtu 22 Mei, Ganjar "dikucilkan" PDI Perjuangan di acara Puan Maharani.

Hal itu disampaikan oleh akun Instagram PDI Perjuangan pada Senin (24/5/2021) malam. Dalam pertemuan tersebut, Ganjar menyerahkan lukisan karya seniman asal Semarang, Djoko Susilo yang berjudul 'Ibu Megawati Bersama Anak-anak Indonesia'.

Dalam lukisan terlihat Megawati dengan mata yang berbinar, berdiri di antara puluhan anak-anak. Di depannya, berjejer bocah-bocah dari beragam etnis dan agama yang nampak semringah. Di belakangnya terlukis beberapa tangan anak-anak yang diangkat dengan telapak tangan terbuka.

Diketahui, lukisan berukuran 150 x 150 cm tersebut memang sengaja dititipkan Djoko kepada Ganjar. Ganjar pun berangkat ke Jakarta pada Jumat 21 Mei 2021, khusus untuk menyerahkannya kepada Megawati.

Djoko pun membeberkan awal mula lukisan tersebut bisa tercipta, yakni berkat surat tanggapan dari Megawati kepada Buya Syafii yang menulis kolom di media massa tentang merawat kebhinekaan. Kepada Buya Syafii, lanjutnya, Megawati menambahkan pentingnya peran perempuan dalam merawat kebhinekaan.

Diungkapkan Djoko, alasan dirinya ingin melukis sosok Megawati yakni karena putri dari tokoh proklamator RI ini merupakan satu-satunya perempuan yang pernah menempati posisi tertinggi di Indonesia. Dengan alasan itu, menurutnya sangat relevan bila Megawati dijadikan gambaran bagi ibu-ibu di negara ini.

"Beliau juga telah mengalami perjuangan yang luar biasa. Dan saya ingin lukisan itu sampai di tangan beliau. Akhirnya saya minta tolong Pak Ganjar untuk menyampaikan," tuturnya.

Baca Juga : 5 'Dosa' Ganjar Pranowo hingga Dikucilkan PDIP di Acara Puan

Sebagaimana diketahui, DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Tengah terang-terangan menyatakan tak simpatik dengan sikap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang terlihat ambisius ingin maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada 2024.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto menilai Ganjar Pranowo menilai intensitas pencitraan Ganjar di media sosial dan media massa terlalu tinggi.

Bahkan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah tak mengundang Ganjar Pranowo dalam acara Pembukaan Pameran Foto Esai dan Bangunan Cagar Budaya yang dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berikut seluruh Kepala Daerah yang diusung PDI Perjuangan pada Sabtu (22/5/2021). Di acara tersebut bahkan Puan Maharani menyindir Ganjar Pranowo.

"Pemimpin itu ke depan adalah pemimpin yang ada di lapangan bukan di sosmed. Pemimpin yang memang dilihat sama teman-temannya, sama orang-orangnya yang mendukungnya ada di lapangan, bukan hanya di media. Sosmed perlu, media perlu, tapi bukan itu saja, tapi memang nyata kerjanya itu di lapangan", ujar Puan Maharani di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Sementara itu, ketika dikonfirmasi awak media pada Senin (24/5/2021) soal tidak diundang dalam kegiatan PDIP tersebut Ganjar Pranowo menjawab dengan singkat. "Kayak gitu ditanyakan, saya ini orang Jawa kok ya," kata Ganjar Pranowo. Saat ditanya apakah dia ada acara saat kegiatan PDI Perjuangan tersebut Ganjar Pranowo mengaku tidak ada acara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini