Share

Doni Monardo Ingin Penanganan Pandemi Covid-19 Optimalkan Pencegahan

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 24 Mei 2021 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 337 2414493 doni-monardo-ingin-penanganan-pandemi-covid-19-optimalkan-pencegahan-7RkRzutuhi.jpg Doni Monardo (Foto : BNPB)

JAKARTA - Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo menginginkan penanganan pandemi Covid-19 mengoptimalkan pencegahan. Hal itu, kata dia, belajar dari pengalamanan penanggulangan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun.

“Belajar dari pengalaman kita selama 1 tahun lebih, penanganan Covid ini harus kita optimalkan di upaya pencegahan. Sekali lagi pencegahan, pencegahan,” kata Doni dalam keterangannya, Senin (24/5/2021).

Dia menerangkan bahwa prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun pada pencegahan. Pasalnya, jika kasus Covid-19 sudah meningkat maka penanganan Covid-19 akan lebih sulit.

“Ini juga yang diprioritaskan oleh Bapak Presiden prioritaskan pencegahan karena kalau kasus sudah meningkat, maka energi yang kita keluarkan pasti akan lebih besar lagi,” papar Doni.

Oleh karena itu, Doni mengatakan untuk mencegah agar kasus Covid-19 meningkat maka perlu dilakukan sosialisasi. “Untuk mencegah kasus ini meningkat, maka yang perlu dilakukan sosialisasi. Dan itu tidak cukup hanya bicara 1, 2 kali, harus setiap hari, setiap jam, setiap menit untuk mengingatkan. Tanpa upaya kerja keras saling mengingatkan akan sulit,” kata Doni.

Baca juga: Doni Monardo: 451 Orang Positif Covid-19 Saat Kembali dari Pulau Sumatera ke Jawa

Doni juga mengingatkan bahwa semua orang harus disiplin protokol kesehatan tidak hanya dirinya sendiri namun juga secara kolektif untuk orang lain agar tidak terpapar Covid-19.

“Seseorang tidak cukup hanya disiplin untuk dirinya sendiri tetapi harus disiplin secara kolektif,” tegasnya.

Baca juga: Waspada! Satgas Covid-19 Ingatkan Potensi Arus Mudik Gelombang Kedua

Doni mengatakan penanganan Covid ini tidak mengenal waktu, dan juga tidak mengenal siapa yang akan terpapar. Pandemi Covid-19 telah berlangsung di seluruh dunia.

"Tidak ada satupun negara yang betul-betul sangat siap menghadapi. Suatu negara yang dengan segala kekuatannya pun mampu mengendalikan ternyata juga tidak maksimal, korban berjatuhan," katanya.

Follow Berita Okezone di Google News

(fkh)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini