Share

Disemprot PDIP Jateng, Loyalitas Ganjar Dinilai Sedang Diuji Megawati

Rakhmatulloh, Sindonews · Minggu 23 Mei 2021 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 337 2414325 disemprot-pdip-jateng-loyalitas-ganjar-dinilai-sedang-diuji-megawati-Dpgdva7m5N.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Tak diundangnya Ganjar Pranowo saat pameran foto di Panti Marhaen, Semarang baru-baru ini menimbulkan kabar adanya ketidakharmonisan antara PDI Perjuangan (PDIP) dengan Gubernur Jawa Tengah itu.

Bahkan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul menyebut alasan kader kepala daerahnya itu tidak diundang karena menyalahi aturan partai dan terlalu ambisius 'nyapres'.

BACA JUGA: Ambisi Nyapres, PDIP Jateng "Semprot" Ganjar Pranowo

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai memanasnya hubungan PDIP-Ganjar tak lepas dari persaingan internal partai banteng moncong putih dalam kaitannya menyambut Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau kita perhatikan, Ganjar selalu masuk kandidat capres potensial versi survei. Tetapi anggkanya stagnan bersaing ketat dengan kandidat lainnya yang juga punya potensi yang sama. Karena PDIP paham betul, untuk mengusung calon itu tidak hanya modal populer, kerap terpampang di hasil survei. Artinya, Ganjar tidak boleh puas diri," ujarnya saat dihubungi, Minggu (23/5/2021).

BACA JUGA: Semprot Ganjar, PDIP: Yen Kowe Pinter, Ojo Keminter

Analis politik asal UIN Jakarta itu menduga Ganjar sedang diuji oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk lebih serius menyiapkan berbagai sarana prasarana untuk menuju ke perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Mungkin saja modal medsos dan pengikut belum cukup, rajin menyapa rakyat belum cukup. Artinya, Ganjar harus berkaca, menunjukkan kinerja nyata ketimbang banyak hal lainnya. Sehingga ini menjadi lecutan, Bu Mega sedang mengujinya," terang Fadhli.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Menurutnya, Ganjar harus betul-betul meyakinkan Megawati Soekarnoputri agar dia berhasil diusung PDIP, baik secara pribadi maupun sebagai kepala daerah. Sebab, selain tengah menguji Ganjar, Megawati dan PDIP juga ditengarai sedang cek ombak (test the water) mengingat dinamika Pilpres semakin berjalan dinamis.

"Ganjar tentu perlu meyakinkan Bu Mega. Secara pribadi dia harus menunjukkan kader yang loyal terhadap partai, sebagai kepala daerah dia harus populer di mata rakyat, populer sebagai individu maupun populer karena kebijakannya yang berpihak kepada rakyat," pungkas pria yang akrab disapa Fadhli Kincay itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini