Survei Pospoll Indonesia: Elektabilitas PDIP Memuncak Dibuntuti Gerindra

Rakhmatulloh, Sindonews · Minggu 23 Mei 2021 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 337 2414300 survei-pospoll-indonesia-elektabilitas-pdip-memuncak-dibuntuti-gerindra-8ngPOK7wrG.jpg PDIP (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lembaga Survei Pospoll Indonesia merilis elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) masih kokoh di puncak dengan raihan 22,3 persen disusul Partai Gerindra dengan 13,4 persen. 

Menariknya, dalam temuan tersebut, PKB berhasil menggeser Partai Golkar di posisi ketiga. Dalam beberapa survei, Golkar sendiri kerap membayangi PDIP dan Gerindra.

"Selanjutnya PKB (9,2%), Golkar (8,4%), PKS (7,4%), Demokrat (5,3%), Nasdem (4,3%), PPP (2,8%), PAN (1,8%), Perindo (0,6%), Hanura (0,4), PSI (0,3%), PBB (0,2), Garuda (0,2), Gelora (0,1), dan Berkarya (0,1). Sementara 23,4% responden tidak tahu/tidak menjawab," ungkap Direktur Eksekutif Pospoll Indonesia, Muslimin Tanja dalam rilis survei bertajuk 'Menakar Peluang Capres 2024 dan Tantangan Poros Partai Islam secara virtual, Minggu (23/5/2021).

Baca Juga:  Nasi Liwet dan Es Blewah Satukan Sekjen Koalisi Jokowi di Markas Banteng

Lebih lanjut Muslimin menjelaskan, dalam survei itu juga ditemukan kecenderungan responden yang melihat partai politik yang dinilai paling peduli memperjuangkan rakyat. Di sini, PDIP unggul dengan (19,2%), Gerindra (11,8%), dan Golkar (8,2%).

Tak hanya itu, responden juga memberikan penilaian tentang partai politik yang dinilai paling bersih. Di sini ada PDIP (15,7%), Gerindra (10%), dan PKS 7,8%.

Sementara itu, kata Muslimin, Partai politik yang dinilai paling mewakili generasi muda adalah PDIP (17,1%), Gerindra (9,9%), dan PKB (7%). "Partai politik yang dinilai paling berpihak terhadap umat Islam adalah PKB (17,6%), PKS (15,8%), Gerindra (8,9%), dan PPP (7,4%)," ujarnya.

Muslimin menjelaskan, survei dilakukan dengan sampel dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi. Dengan jumlah sampel sebanyak 1.600 responden, margin of error +/- 2,45% pada tingkat kepercayaan 95%.

Baca Juga:  Sekjen Koalisi Berkumpul, Hasto Kutip Kata-kata Bijak Bung Karno

Menurutnya, unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan sampel kelurahan yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia. Adapun, proses pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 20 - 29 April 2021 melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner terstruktur (structured interview).

Selain itu, usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Di samping itu, quality control dilakukan terhadap hasil wawancara, yang dipilih secara random sebesar 20% dari total sampel. Dalam quality control tidak ditemukan adanya kesalahan berarti.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini