Masuk Tiga Besar Setelah Isu Kudeta Kelompok Moeldoko, Ini Respon Partai Demokrat

Rakhmatulloh, Sindonews · Minggu 23 Mei 2021 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 337 2414211 masuk-tiga-besar-setelah-isu-kudeta-kelompok-moeldoko-ini-respon-partai-demokrat-uKxZogKJ2V.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA Partai Demokrat menyambut baik hasil survei Akar Rumput strategic Consulting (ARSC) yang menempatkan partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu di urutan ketiga, setelah PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menilai hasil survei tersebut konsisten dengan rilis berbagai lembaga survei sebelumnya yang secara menunjukkan tren kenaikan elektabilitas Partai Demokrat. Bahkan, hasil survei beberapa lembaga survei memotret capaian Partai Demokrat telah memperoleh double digit dan konsisten masuk tiga besar.

BACA JUGA: Survei ARSC : Elektabilitas Demokrat Naik Usai Isu Kudeta

"Yang terbaru, rilis hasil survei ARSC menempatkan Partai Demokrat diurutan ketiga sebesar 14,8% setelah Gerindra 15,03%, dan PDIP sebesar 19,06%," ungkapnya, Minggu (23/5/2021).

Kamhar mengatakan, pihaknya berhasil mengungguli Partai Golkar sebesar 10,40% serta Partai PKS sebesar 9,10%. Dan jauh meninggalkan PKB 5,5% dan Nasdem 4,4%, serta PAN 4,4%.

Dia mengaku pihaknya berpandangan bahwa kenaikan elektabilitas ini sebagai hasil dari ujian kenaikan kelas Partai Demokrat yang diterpa prahara pada medio Januari sampai awal April lalu oleh Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang dipimpin KSP Moeldoko yang bisa diatasi secara cemerlang dengan hasil yang gemilang.

BACA JUGA: Gugatan AD/ART Digugurkan, Kubu Moeldoko: Ini Baru Pemanasan

Selain itu, kenaikan ini juga buah manis dari konsistensi Partai Demokrat yang berada di luar pemerintah sebagai oposisi, yang secara tegas memilih berkoalisi dengan rakyat dan secara terus menerus memperjuangkan aspirasi rakyat.

Kamhar melanjutkan, keberhasilan Partai Demokrat melewati terpaan badai ini menunjukkan kualitas kepemimpinan Ketum AHY sebagai nahkoda yang handal. Dia mengatakan bahwa, sekurang-kurang ada empat hal yang menjadi kunci sukses yang menunjukkan bobot kepemimpinan AHY sebagai Ketum.

Pertama, ia menuturkan, kecepatan AHY dalam merespon persoalan dan mengambil keputusan. Kedua, ketepatan menerapkan strategi dengan mengajak publik dan kelompok strategis (civil society), termasuk media massa untuk melakukan kontrol demokrasi atas kekuasaan. Ketiga, keberanian, di mana yang dihadapi adalah KSP Moeldoko purnawirawan Jenderal yang berada di dalam kekuasaan, dan keempat, kemampuan AHY dalam membangun dan menjaga soliditas kader.

Di sisi lain, Kamhar juga mengaku pihaknya bersyukur lantaran Ketum AHY masuk papan atas sebagai Ketua Umum partai politik yang layak jadi Capres 2024. Baginya, ini menjadi capaian dan modal penting bagi Partai Demokrat untuk semakin optimis menatap dan menuju 2024.

"Bang Andi Arief selaku Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat berpesan kepada kader Partai Demokrat agar tidak terlena dan mengajak seluruh kader untuk bekerja keras, dan terus menjaga kekompakan dan soliditas. Mudah-mudahan Partai Demokrat bisa menerobos 2 besar atau minimal 3 besar," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini