279 Juta Data Pribadi Bocor, Kominfo Perluas Investigasi

Dita Angga R, Sindonews · Sabtu 22 Mei 2021 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 337 2414096 279-juta-data-pribadi-bocor-kominfo-perluas-investigasi-NgzGSHK45t.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan Kominfo telah melakukan investigasi terhadap kebocoran data yang diperjualbelikan. Seperti diketahui setidaknya 279 juta data penduduk diperjualbelikan oleh akun bernama "Kotz" di Raid Forum.

“Kominfo telah mengidentifikasi jumlah data yang lebih besar dan memperluas investigasi terhadap sekitar 1 juta data yang diklaim sebagai data sampel oleh penjual,” katanya, Sabtu (22/5/2021)

Menurutnya dari hasil identifikasi tersebut Kominfo dan BSSN akan melakukan investigasi yang lebih mendalam dengan BPJS Kesehatan. Pasalnya data yang diperjualbelikan diduga karena kebocoran di BPJS Kesehatan. Dia mengatakan Kominfo telah memanggil BPJS Kesehatan.

“Sesuai dengan amanat PP 71 tahun 2019, Kominfo telah melakukan pemanggilan terhadap Direksi BPJS Kesehatan pada hari Jumat, 21 Mei 2021 sebagai pengelola data pribadi yang diduga bocor untuk proses investigasi secara lebih mendalam,” tuturnya.

Dari hasil pemanggilan tersebut ada beberapa hal yang perlu dilakukan BPJS. Salah satunya segera akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor.

“Investigasi yang dilakukan oleh tim internal BPJS akan selalu dikoordinasikan dengan Kementerian Kominfo dan BSSN,” ungkapnya.

BPJS juga diminta untuk melakukan langkah-langkah pengamanan untuk memitigasi risiko kebocoran.

“Langkah-langkah pengamanan data akan dilakukan oleh BPJS untuk memitigasi risiko kebocoran data pribadi yang lebih luas,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini