Share

IDI: Varian Baru Virus Corona di Indonesia Belum Bisa Dikatakan Mematikan

Dita Angga R, Sindonews · Minggu 23 Mei 2021 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 337 2414090 idi-varian-baru-virus-corona-di-indonesia-belum-bisa-dikatakan-mematikan-GFmlqruyn4.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Mariya Mubarika mengatakan bahwa varian-varian baru covid-19 yang ada di Indonesia belum bisa dikatakan mematikan. Pasalnya angka kematian karena covid-19 di Indonesia tidak mengalami perubahan.

“Kalau kita lihat dari presentasi yang meninggal masih segitu-gitu aja. Jadi sebenarnya apakah varian ini lebih mematikan di Indonesia itu juga sulit diambil kesimpulan karena jumlah kejadiannya juga tidak segitu,” katanya dalam acara Polemik Trijaya dengan topik Varian Baru Covid-19, Sabtu (22/5/2021).

Dia mengatakan bahwa bahwa meskipun dengan kasus saat ini cenderung menurun tapi jumlah kematian tetap di atas 100. Padahal seharusnya angka kematian berbanding lurus dengan kasus terlapor.

“Mestinya kalau waktu awal kita kan tahu jumlah kematian berbanding lurus dengan angka kejadian. Jadi banyak hal yang memang secara bijaksana belum bisa mengambil kesimpulan yang keras ya apakah varian baru sudah terjadi di Indonesia karena whole genome sequencing terbatas. Berapa banyak dan lain-lain kita juga sulit menyimpulkan,” tuturnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Apalagi menurutnya tingginya angka kematian seringkali disebabkan oleh keterlambatan penanganan. Menurutnya banyak masyarakat saat ini banyak yang tidak melaporkan dan langsung melakukan isolasi mandiri jika gejala tidak parah. Kemudian tanpa disadari dampaknya parah.

“Dan yang meninggal di Indonesia yang khas adalah mayoritas telat. Karena saya sering menghubungi teman-teman dokter di UGD, mereka telat dibawa, telat diterapi, telat diperiksa,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini