Nama Airlangga Masuk 4 Besar Menteri Elektabilitas Tertinggi, Pengamat: Golkar King Maker

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 22 Mei 2021 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 337 2414056 nama-airlangga-masuk-4-besar-menteri-elektabilitas-tertinggi-pengamat-golkar-king-maker-bn9sATMp3m.jpg foto: ist

JAKARTA - Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) merilis hasil survei terbarunya. Salah satunya menempatkan empat Menteri Kabinet Indonesia Maju yakni Sandiaga Uno, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto serta Tri Rismaharini dengan elektabilitas tertinggi dan dipercaya masyarakat bisa menjadi calon Presiden 2024.

(Baca juga: Eksekutor Napi Cebongan Serda Ucok Bergabung ke Satuan Telik Sandi?)

"Sandiaga Uno memperoleh elektabilitas 25,26 persen, Prabowo Subianto 19,17 persen dan Airlangga Hartarto 9,79 persen serta Tri Rismaharini 7,69 persen," kata peneliti ARSC Bagus Balghi di Jakarta, Sabtu (22/5/2021).

Survei tersebut dilaksanakan pada 26 April hingga 8 Mei 2021, dan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi dengan usia terendah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih.

(Baca juga: Wagub Papua Klemen Tinal Meninggal, Airlangga: Golkar Kehilangan Kader Terbaiknya)

Survei dilakukan melalui telepon dengan metode penarikan sampel acak bertingkat dengan batas kesalahan "margin of error" kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Maman Abdurahman angkat bicara terkait hasil survei tersebut. Menurutnya,  faktor pandemi Covid-19 mempengaruhi penilaian publik terhadap pemilihan figur yang akan menjadi calon pemimpin di masa depan.

Publik kata dia akan melihat siapa yang benar-benar serius dan mampu mengatasi pandemi Covid-19 melalui upaya pemulihan ekonomi. Hingga saat ini Airlangga Hartarto masih fokus dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 serta pemulihan ekonomi Indonesia.

Dikatakannya, Partai Golkar, dari tingkat atas sampai paling bawah belum bergerak secara optimal. Hal itu dikarenakan masih melakukan konsolidasi internal di tubuh partai.

"Kami belum bergerak, ibaratnya masih di gigi satu, karena kita masih fokus konsolidasi internal partai," ujarnya.

Menurut dia, seorang calon presiden tidak dapat hanya dilihat dari faktor elektabilitas dan popularitas saja. Namun, juga bagaimana rekam jejak dan kompetensi kemampuan untuk menyelesaikan persoalan bangsa.

Sementara itu, pengamat politik Airlangga Pribadi mengatakan dalam pemilihan sebelumnya, Partai Golkar kerap menjadi salah satu penentu dalam kontestasi politik.

"Golkar bisa jadi sebagai king maker dalam konteks politik. Ini perlu dipertimbangkan karena masih awal," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil survei bisa dilihat siapa yang sudah memulai duluan dan mana yang masih pemanasan.

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diketahui publik adalah calon presiden dan calon wakil presiden pada 2019 yang tentunya sudah lebih dulu populer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini