Soal Varian Baru Covid-19, IDI: Mutasi Virus Tidak Mungkin Dihentikan

Dita Angga R, Sindonews · Sabtu 22 Mei 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 337 2413993 soal-varian-baru-covid-19-idi-mutasi-virus-tidak-mungkin-dihentikan-6qgZIlFsci.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Mariya Mubarika mengatakan mutasi virus yang akhirnya membentuk varian baru bukanlah hal asing. Dia mengatakan mutasi adalah hal alamiah yang tidak mungkin dihentikan.

“Mutasi ini adalah hal yang alami. Jadi mutasi akan terus ada. Jadi ini bukan sesuatu hal yang harus berhenti. Mutasi dihentikan, itu hal yang tidak mungkin,” katanya dalam acara Polemik Trijaya dengan topik Varian Baru Covid-19, Sabtu (22/5/2021).

Dia menyebutkan bahwa dari laporan yang diterimanya enam bulan setelah covid sudah banyak varian baru dari virus covid-19.

“Enam bulan setelah pandemi itu mutasi dari varian yang berbeda saja sudah sampai 240 jenis. Jadi jumlahnya sudah banyak,” ungkapnya.

Baca Juga : Ini Saran Satgas agar Tak Tertular Mutasi Virus Covid-19

Mariya mengungkapkan bahw IDI cukup prihatin bahwa varian baru menjadi polemik di amsyarakat. Namun dia menyadari bahwa ini merupakan hal baru sehingga tidak semua orang memahami apa yang terjadi.

“Kami sendiri dari PB IDI terhadap polemik masyarakat yang membicarakan masalah mutasi sesungguhnya prihatin ya. Memang ini new emerging deseases, hal yang baru. Jadi masyakat belum sepenuhnya memahami apa sih yang terjadi," ujarnya.

"Sehingga apa-apa yang dilakukan bukan sesuatu yang kongkrit, yang bermanfaat buat dirinya. Tapi hal-hal yang malah menimbulkan masalah-masalah baru. Kontrapoduktif,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini