Share

Gencatan Senjata, Waketum MUI Tak Percaya Israel Akan Benar Berhenti Jajah Palestina

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 22 Mei 2021 05:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 337 2413830 gencatan-senjata-waketum-mui-tak-percaya-israel-akan-benar-berhenti-jajah-palestina-6MnzvCC8T0.jpg Waketum MUI Anwar Abbas. (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas senang dengan kesepakatan Israel dan Hamas untuk melakukan gencatan senjata. Kendati demikian, ia menyatakan tidak terlalu percaya bahwa Israel akan benar-benar berhenti menjajah Palestina.

"Kita sebagai bangsa yang cinta damai tentu saja senang dengan adanya gencatan senjata antara Israel dan Palestina, karena itu berarti tidak akan ada lagi pertumpahan darah di wilayah tersebut," kata Anwar Abbas melalui pesan singkatnya, Sabtu (22/5/2021).

"Tapi, saya tidak percaya Israel akan benar-benar berhenti untuk mencaplok dan merampas tanah serta menjajah rakyat dan bangsa Palestina karena yang namanya penjajah itu tidak pernah bisa dipercaya," ucapnya.

Abbas lantas menceritakan sejarah serta pengalaman pahit bangsa Indonesia yang pernah dijajah Belanda selama ratusan tahun. Ketika itu pasukan penjajah Belanda sempat melakukan gencatan senjata saat perang melawan kaum Padri di daerah Sumatera.

Gencatan senjata tersebut terjadi, kata Abbas, karena pasukan penjajah Belanda mengaku harus menghadapi perlawanan terhadap pasukan Pangeran Diponegoro di Pulau Jawa. Namun, setelah pasukan Belanda rampung melawan pasukan Pangeran Diponegoro, mereka justru kembali menyerang kaum Padri.

Baca Juga : Baru Gencatan Senjata, Polisi Israel Kembali Serang Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

"Jadi, menurut saya jangan terlalu percaya kepada siasat Israel ini," ungkapnya.

Abbas menyarankan dunia Islam, terutama negara-negara yang bertetangga dengan Palestina melakukan perlawanan terhadap Israel. Sebab, menurutnya, pertahanan Israel tidak terlalu canggih seperti yang digembar-gemborkan.

"Oleh karena itu, situasi yang seperti ini hendaknya benar-benar bisa dimanfaatkan oleh dunia Arab untuk menekan Israel agar kembali ke posisinya semula dan melepaskan semua tanah rakyat dan bangsa Palestina yang mereka rampas dan duduki," ujar Abbas.

Baca Juga : Bentrok di Masjid Al-Aqsa Pecah Usai Sholat Jumat, Banyak Korban Luka

"Kalau Israel tidak mau, maka dunia Arab harus kompak dan bersatu untuk merebutnya kembali dengan menyerang Israel secara frontal dari semua lini baik darat laut maupun udara sampai Israel bertekuk lutut dan mau tunduk," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini