Aktivitas Kegempaan di Selatan Jawa Meningkat, Warga Diminta Waspada

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 21 Mei 2021 23:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 337 2413787 aktivitas-kegempaan-di-selatan-jawa-meningkat-warga-diminta-waspada-mVoWxiiSAO.jpg Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Okezone)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat yang berada selatan Jawa untuk mewaspadai peningkatan aktivitas kegempaan selama tahun 2021. Itu khususnya terhadap masyarakat yang berada di wilayah pesisir.

Hal itu diungkapkan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, saat konferensi pers terkait gempa magnitudo 5,9 di daerah Blitar, Jawa Timur, pada Jumat, (21/5/2021).

"Dari data BMKG tahun ini yang baru memasuki bulan kelima, dibandingkan tahun lalu, memang terjadi peningkatan signifikan. Signifikan jumlah kejadian gempa bumi," katanya melalui YouTube BMKG.

Menurut Dwikorita, peningkatan aktivitas kegempaan di Selatan Jawa tersebut harus dibuka ke publik agar menjadi kewaspadaan tersendiri. Terutama, kepada jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengantisipasi adanya potensi bencana akibat peningkatan kegempaan tersebut.

Baca Juga : Mutakhirkan Gempa Magnitudo 6,2 di Blitar Jadi 5,9, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

"Kami mohon dengan info ini, pertama Pemda yang berada di sepanjang pesisir jawa ataupun provinsi yang memiliki pesisir selatan jawa, perlu mewaspadai adanya peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2021 ini," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno. Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2021, aktivitas gempa di Selatan Jawa meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Untuk Selatan Jawa, ini cukup banyak sekali aktivitas kegempaan Selatan Jawa. Di Selatan Jawa Timur juga banyak peningkatan aktivitas terlihat dari beberapa titik-titik," ujar Bambang Setiyo saat konpers melalui virtual bersama dengan Dwikorita.

Baca Juga : Gempa M6,2 Blitar, Kereta Api Lintas Bangil-Malang-Wlingi Beroperasi Normal

"Belum sampai lima bulan terjadi aktivitas kegempaan seperti ini. Artinya ini memang aktivitasnya cukup tinggi. Jadi memang gempanya bervariasi, ada 2, berapa sampai magnitudo 6," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini