Sikap Pemerintah Dukung Palestina Tidak Pernah Berubah

Antara, · Jum'at 21 Mei 2021 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 337 2413706 sikap-pemerintah-dukung-palestina-tidak-pernah-berubah-Z9eiWSBUZF.jpg Foto: Okezone

JAKARTA -  Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan, pemerintah mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Menurutnya, sikap pemerintah tidak pernah berubah dalam melihat hal tersebut.

(Baca juga: Eksekutor Napi Cebongan Serda Ucok Bergabung ke Satuan Telik Sandi?)

"Pada dasarnya sikap Indonesia terhadap Palestina tidak pernah berubah. Dalam konteks situasi yang baru saja berkembang, Indonesia telah mengecam atas tindakan kekerasan yaitu serangan secara ekskalatif yang dilakukan oleh Israel ke Gaza yang menewaskan banyak korban termasuk anak-anak dan perempuan dan juga kerusakan yang parah," kata Moeldoko.

Serangan Israel ke jalur Gaza juga menghancurkan kantor berita Associated Press (AP) dan Aljazeera. Menurut dia, serangan itu merupakan pelanggaran atas prinsip jurnalisme internasional.

(Baca juga: Massa Bakar Flare di Kedubes AS, Polisi Bersitegang dengan Demonstran)

Indonesia, kata dia, juga sangat prihatin atas terjadinya krisis kemanusiaan di Palestina. Sebab itu, sikap pemerintah sebagai representasi sikap dari rakyat adalah mengecam keras serangan yang dilakukan Israel tersebut. "Sekali lagi sikap Indonesia dalam hal ini adalah mengecam dengan keras," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Koordinator Nasional Jaringan Mubalig Muda Indonesia (JAMMI) Irfaan Sanoesi mengapresiasi imbauan KSP Moeldoko terkait konflik Palestina-Israel.

“Penting pejabat publik seperti Pak Moeldoko bersuara lantang mengingatkan kita agar tidak terseret perdebatan tidak produktif mengenai konflik berkepanjangan Palestina dengan Israel,” kata Irfaan dilansir Antara, Jumat (21/5/2021).

Moeldoko yang mengimbau kepada masyarakat agar menghentikan segala perdebatan yang tidak produktif. Situasi yang terjadi di Palestina dengan Israel dikhawatirkan dapat memicu percikan perpecahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, sikap bangsa Indonesia jelas mendukung kemerdekaan Palestina sejak sebelum masa kemerdekaan bangsa Indonesia hingga kini.

“Sejak dulu hingga masa Pak Joko Widodo sikap Indonesia tidak berubah terhadap Palestina, yakni mendukung penuh kemerdekaan mereka. Amanat konstitusi kita sudah jelas mengutuk segala macam penjajahan. Apalagi jika dibarengi dengan tindak kekerasan yang menghilangkan nyawa banyak orang,” jelas Irfaan.

Irfaan mengingatkan sejak sebelum Indonesia proklamasi pada 17 Agustus 1945, rakyat Palestina aktif mendukung bahkan menggalang dana untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sejarah mencatat seorang pengusaha kaya Palestina, Ali Thahir menguras semua tabungannya untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Selain itu Syaikh Amin Husaini, seorang Mufti Besar Palestina memberikan dukungan secara terbuka bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia di radio. Dia pun aktif melakukan lobi-lobi pemimpin Timur Tengah agar mengakui kemerdekaan Indonesia,” kata Irfaan.

Karena itu, menurutnya, suara Moeldoko mewakili sikap pemerintah yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina di samping mengecam krisis kemanusiaan dan agresi militer kepada masyarakat sipil Palestina.

Bahkan kata Irfaan, Presiden Jokowi dan Menteri Luar Negeri berperan aktif berkomunikasi dengan pemimpin berbagai negara. Agar dapat membantu penyelesaian Palestina dan terutama untuk bisa mengakhiri tindak kekerasan sehingga korban jiwa tidak semakin bertambah. Dan juga menghadirkan keadilan bagi masyarakat Palestina.

Dia menegaskan tugas masyarakat Indonesia mendoakan warga sipil Palestina agar tetap aman, melakukan lobi-lobi diplomatis dan menggalang kekuatan bersama negara lain adalah kita percayakan kepada pemerintah sebagai wujud dukungan secara terbuka bagi perjuangan kemerdekaan Palestina. Kemerdekaan adalah hak setiap bangsa sesuai amanat konstitusi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini