Pimpinan KPK Mulai Bahas Nasib Novel Baswedan Dkk Pekan Depan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 20 Mei 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 337 2413201 pimpinan-kpk-mulai-bahas-nasib-novel-baswedan-dkk-pekan-depan-MAYdDYZrpF.jpg Novel Baswedan. (Foto: Antara)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan akan membahas nasib Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Kata Firli, pihaknya akan mulai membahas nasib 75 pegawai KPK tersebut pada pekan depan dengan menggandeng sejumlah instansi terkait.

"Yang pasti hari Selasa, 25 Mei 2021 kita akan melakukan pembahasan secara intensif untuk penyelesaian 75 pegawai KPK, rekan-rekan kami, adik-adik saya," kata Firli di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/5/2021).

Firli mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan RB. Lalu, KPK juga akan menggandeng Kemenkumham, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

"Bagaimana proses selanjutnya tentu melibatkan kementerian dan lembaga lain," ucap Firli.

Firli mengaku masih enggan berangan-angan soal nasib 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK. Nasib para pegawai yang tidak lulus TWK, kata Firli, akan ditentukan dalam rapat gabungan bersama instansi lain.

"Karena itu kami tidak berani memberikan respon sejak awal karena kami harus bekerja dengan bersama-sama kementerian lembaga selanjutnya adalah KPK tetap efektif, KPK tetap bekerja keras untuk melakukan pemberantasan korupsi," pungkasnya.

Baca Juga : Terkait Nasib Novel Baswedan Dkk, Ketua KPK: Menindaklanjutinya Tidak Bisa dengan Satu Jari

Sebelumnya, Firli Bahuri menyatakan bahwa ada 75 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi ASN. Salah satu yang dikabarkan tidak lolos dalam tes tersebut yakni, penyidik senior Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap.

Kendati demikian, Firli memastikan bahwa tidak ada pegawai KPK yang dipecat. Dijelaskan Firli, pihaknya akan berkoordinasi lebih dulu dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) soal 75 pegawai yang tidak lolos TWK.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini