Terkait Nasib Novel Baswedan Dkk, Ketua KPK: Menindaklanjutinya Tidak Bisa dengan Satu Jari

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 20 Mei 2021 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 337 2413187 terkait-nasib-novel-baswedan-dkk-ketua-kpk-menindaklanjutinya-tidak-bisa-dengan-satu-jari-dCUmxPJj3R.jpg Ketua KPK Firli Bahuri (Foto : Sindo)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berjanji akan mengikuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal nasib Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (KPK). Namun, ditekankan Firli, tidak bisa hanya KPK sendiri yang memutuskan soal nasib 75 pegawai yang tidak lulus tersebut.

"Menindaklanjutinya, tidak bisa dengan satu jari, tidak bisa hanya KPK, karena terkait dengan kementerian lembaga lain," kata Firli di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/5/2021).

Firli memastikan akan segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan RB. Bahkan, katanya, koordinasi tersebut sudah dilakukan sebelum adanya pernyataan Presiden Jokowi.

Namun, Firli mengatakan koordinasinya bukan cuma ke dua instansi itu. Dibeberkan dia, masih ada instansi lain yang harus dikoordinasikan dengan lembaga antirasuah terkait penentuan nasib pegawai yang gagal dalam TWK.

"Ada Menpan RB (Tjahjo Kumolo), ada Kemenkumham yang mengatur regulasi ada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), ada lembaga administrasi negara, ada Menpan RB dan ada BKN inilah yang kita kerjasamakan," tutur Firli.

Firli menyatakan enggan banyak bersuara soal nasib 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK. Namun, dia mengklaim, akan memperjuangkan nasib Novel Baswedan Dkk. "Kami pimpinan KPK dan sekjen termasuk dengan seluruh pejabat struktural, terus bekerja dengan tidak memberikan komentar," pungkasnya.

Baca Juga : Firli Bahuri Tegaskan Penanganan Perkara Besar Terus Berjalan

Sebelumnya, Firli Bahuri menyatakan bahwa ada 75 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi ASN. Salah satu yang dikabarkan tidak lolos dalam tes tersebut yakni, penyidik senior Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap.

Kendati demikian, Firli memastikan bahwa tidak ada pegawai KPK yang dipecat. Dijelaskan Firli, pihaknya akan berkoordinasi lebih dulu dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) soal 75 pegawai yang tidak lolos TWK.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini