Share

Divonis 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan, John Kei Tertawa

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 20 Mei 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 337 2413118 divonis-15-tahun-penjara-kasus-pembunuhan-john-kei-tertawa-OiVXtxKgf3.jpg John Kei. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - John Kei bersikap santai usai divonis penjara 15 tahun oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PNJakbar), Kamis (20/5/2021). Bahkan, dalam video konferensi sidang, John Kei tertawa mendengar vonis tersebut.

Dalam putusan nya, Ketua Majelis Hakim Yulisar menyatakan John Kei bersalah atas dua dakwaan primer yang dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU). John Kei dinyatakan bersalah atas Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Berencana, John Kei Divonis 15 Tahun Penjara

"John Kei telah terbukti dan sah membujuk melakukan pembunuhan berencana, membujuk secara terang-terangan dan bersama-sama lakukan kekerasan terhadap orang, yang akibatkan luka berat yang tercantum dalam dakwaan kesatu primer dan kedua primer," ujar Majelis Hakim Yulisar dalam sidang yang digelar di PN Jakbar, Kamis.

Atas hal tersebut, John Kei divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim. Usai putusan, John Kei berkata akan pikir-pikir terhadap vonis hakim. Sama dengan JPU, mengatakan akan pikir-pikir atas putusan hakim tersebut.

Baca juga: Hadirkan Saksi Ahli, Pengacara Gali Kelayakan Pasal Berlapis yang Menjerat John Kei

Putusan tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya JPU menuntut John Kei 18 tahun penjara atas kasus pembunuhan berencana yang menjeratnya.

Meski dalam dakwaan JPU sebelumnya, John Kei didakwa dengan lima pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman pidana penjara 20 tahun.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Selain itu, John juga dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

Namun, dari putusan hakim, hanya dua pasal primer yang terbukti menjerat John Kei. Yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

Sementara itu, John Kei dinyatakan tidak terbukti dalam Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini