Share

Jokowi Akui Suplai Vaksin Gotong Royong Bermasalah

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 19 Mei 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 337 2412459 jokowi-akui-suplai-vaksin-gotong-royong-bermasalah-QSfZuPqr9a.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Youtube Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi Covid-19 di Kepulauan Riau. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi mendapatkan keluhan masih kurangnya pasokan vaksin untuk para tenaga kerja di Kota Batam

Jokowi mengakui saat ini masih ada masalah dalam suplai untuk vaksinasi gotong royong. “Untuk vaksin gotong royong bagi perusahaan, bagi industri, bagi pabrik, ini memang masih memiliki masalah suplainya,” katanya, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga:  Kasus Covid-19 di Riau Meningkat, Jokowi Perintahkan Menkes Kirimkan Vaksin Lebih Banyak

Dia mengatakan, untuk program vaksinasi gotong royong target jumlah vaksinnya adalah 30 juta dosis.

“Targetnya kita memang 30 juta dapat vaksin untuk vaksin gotong royong. Tapi baru masuk ke negara kita, Indonesia 420 ribu. Masih kecil sekali,” tuturnya.

Baca Juga:  Indonesia Berhasil Amankan 75,9 Juta Dosis Vaksin Berbagai Merek

Jokowi mengakui bahwa vaksin saat ini memang jadi barang rebutan semua negara di seluruh dunia. Namun, dia berjanji nantinya Kota Batam akan masuk dalam prioritas vaksin gotong royong.

“Memang ini jadi rebutan. Tapi saya nanti akan, di samping saya pak menteri kesehatan, saya akan berikan prioritas untuk Batam, utamanya untuk industri,” pungkasnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini