Jokowi: Kelemahan Kita Ada di Tracing Kontak Erat Covid-19

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 18 Mei 2021 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 337 2411946 jokowi-kelemahan-kita-ada-di-tracing-kontak-erat-covid-19-s8HvqXi0hb.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa kelemahan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 berada pada kontak erat orang-orang yang terpapar virus corona. Kemudian, ia menilai para warga yang terpapar Covid-19 masih kurang dalam perawatan dan pengobatan.

“Ini kelemahan kita ada di sini (tracing kontak erat) di nomor dua, di tracing. Baru keperawatan, di treatment. Saya kira saudara-saudara tahu mengenai ini,” kata Jokowi dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5/2021).

Kepala Negara mengatakan Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah mengeluarkan indikator pengendalian pandemi Covid-19. Indikator yang perlu diperhatikan adalah kapasitas respon.

“Ini penting sekali. Yang berkaitan, terutama pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini harus sama-sama urusan yang berkaitan dengan testing, semakin banyak semakin baik,” ujarnya.

Baca juga: 1,5 Juta Orang Mudik, Jokowi: Kita Harus Waspada Ada Potensi Kasus Baru Covid-19

Selain itu juga berkaitan dengan tracing atau pelacakan. Dia meminta agar kontak erat dilacak secara serius agar orang-orang yang terpapar Covid-19 bisa diisolasi guna mencegah penularan ke orang lainnya

“Ini hati-hati. Jadi kalau ada 1 orang yang positif dan itu harus dilacak betul dia kontak dengan orang lain lebih dari 15 menit dan jarak minimalnya kurang lebih 1 meter, berapa orang itu yang harus segera dicek betul, disolasi, dikarantina,” tuturnya.

Baca juga: Angka Covid-19 Tinggi, Jokowi: Hati-hati Provinsi di Sumatera

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini