Berantas Korupsi Terganjal Wawasan Kebangsaan, Selengkapnya di iNews Room Selasa Pukul 18.00 WIB

MNC Media, · Selasa 18 Mei 2021 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 337 2411845 berantas-korupsi-terganjal-wawasan-kebangsaan-selengkapnya-di-inews-room-selasa-pukul-18-00-wib-A2OMNrK5pF.jpg (Foto: MNC)

JAKARTA - Setelah sekian lama menjadi polemik, akhirnya Presiden Joko Widodo bersuara terkait tes wawasan kebangsaan bagi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan beralih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Diketahui sebelumnya, 75 pegawai KPK tidak lolos tes wawasan kebangsaan yang menjadi salah satu persyaratan untuk menjadi ASN.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa tes wawasan kebangsaan tidak dapat serta-merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK. Lebih lanjut Presiden menjelaskan, pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN harus menjadi baian dari pemberantasan korupsi yang sistematis.

Baca juga: Jokowi: Pengalihan Status Tidak Boleh Rugikan Hak Pegawai KPK


Baca juga: Jokowi: Tes Wawasan Kebangsaan Tak Serta Merta Jadi Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK

Bagaimana memberantas korupsi lebih sistematis jika masih menyisakan polemik soal status pegawai KPK?

Tema ini akan menjadi pembahasan program iNews Room malam ini Selasa (18/05) pukul 18.00 WIB hanya di iNews. Diskusi yang dipandu jurnalis senior Latief Siregar akan menghadirkan Komunikolog Emrus Sihombing dan Pegiat Antikorupsi Feri Amsari.

Selain perbincangan komprehensif tersebut, program yang disiarkan langsung dari ruang Redaksi iNews akan memperbarui informasi Anda dengan penyekatan dan penolakan pemudik yang tidak memiliki surat bebas Covid-19. Juga informasi jenazah gadis kecil yang disimpan selama empat bulan di dalam kamar karena diyakini kerasukan genderuwo.

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini