MUI Galang Dukungan agar Agresi Israel ke Palestina Dijatuhi Sanksi

Erfan Maaruf, iNews · Senin 17 Mei 2021 21:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 337 2411408 mui-galang-dukungan-agar-agresi-israel-ke-palestina-dijatuhi-sanksi-gBA3NIF5aD.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggalang dukungan kepada masyarakat lintas agama hingga profesi untuk menghentikan ageresi Israel ke Palestina. Penggalangan dukungan dilakukan mendorong lembaga internasional untuk menjauhi hukuman terhadap Israel.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan, pihaknya telah banyak kesalahan yang dilakukan imperialisme Israel yang menyebabkan kesengsaraan rakyat dan bangsa Palestina berkepanjangan. Pemandangan akhir Ramadhan 2021 menunjukkan kekejaman Israel yang harus diganjar dengan sanksi.

Baca juga: Said Aqil Sebut Agresi Israel ke Palestina Timbulkan Nestapa Kemanusiaan

"Penyerangan brutal di tempat suci Baitul Maqdis menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, misalnya, adalah tindakan yang tidak bisa dimaafkan dan karena itu Israel harus diberi sanksi internasional," kata Sudarnoto dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Seluruh elemen masyarakat termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), negara-negara yang tergabung dalam OKI diajak untuk memberikan sanksi terhadap Israel atas kekejaman yang telah dilakukan.

"MUI mengajak semua elemen bangsa lintas agama, profesi untuk mendorong PBB, OKI, lembaga-lembaga internasional dan masyarakat dunia agar memberikan sanksi internasional kepada Israel," pungkasnya.

Baca juga: Bertemu Dubes Zuhair Al Shun, Ketum PBNU: Kami Mengecam Keras Agresi Militer Israel di Palestina

Untuk informasi, Israel menggempur Gaza dengan serangan udara telah memasuki pekan kedua.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak pertempuran dimulai 10 Mei, sedikitnya 192 warga Palestina tewas, termasuk 58 anak dan 22 perempuan. Juga 10 warga Israel tewas dalam serangan roket, termasuk anak berusia 6 tahun.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini