Cerita Mengejutkan Nasim saat Cukur Rambut Presiden Habibie

Doddy Handoko , Okezone · Sabtu 15 Mei 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 337 2410421 cerita-mengejutkan-nasim-saat-cukur-rambut-presiden-habibie-e3QonVpERk.jpg Foto: Okezone

KISAH tukang cukur Presiden atau mantan Presiden selalu menarik untuk disimak. Berikut tentang tukang cukur Presiden B.J Habibie disarikan dari berbagai sumber.

(Baca juga: Yonif Raider 900 Purna Tugas Berantas Teroris KKB Papua, Ini Prestasi yang Ditorehkan)

Muhammad Nasim, 77 tahun, tukang cukur paling senior di Pax Wijaya, Jakarta Selatan kenal dengan B.J. Habibie, presiden ketiga Indonesia lewat adiknya, Suyatim “Timmy” Habibie.

(Baca juga: Saat Kapolri Hoegeng Tolak Rumah Mewah dan Mobil dari Bandar Judi Kelas Kakap)

Timmy sudah lama jadi langganan Nasim. Selama bertahun-tahun rambut Habibie selalu dicukur oleh istrinya, Ainun. “Setelah istrinya meninggal, beliau bingung mau cukur di mana,” kata Nasim.

Timmy-lah yang memberikan nama Nasim kepada kakaknya itu. Nasim menuturkan tak pernah membayangkan suatu kali nanti bakal mencukur rambut seorang mantan Presiden Indonesia.

Tak berapa lama setelah Ainun meninggal, telepon di Pax Wijaya berdering. Di ujung sana ternyata ajudan Habibie. Nasim diminta segera mengemasi alat-alat cukurnya. Satu mobil dikirim untuk membawa Nasim ke rumah Habibie di bilangan Kuningan,Jakarta Selatan.

Habibie tak pesan macam-macam kepada Nasim. Sebagai tukang cukur yang sudah puluhan tahun memegang gunting, hanya sekilas melihat rambut dan bentuk kepala Habibie, dia sudah tahu model seperti apa yang cocok untuk mantan Presiden Indonesia ini.

“Karena rambut di samping kiri dan kanan sudah tipis dan di atasnya botak, jadi tinggal dirapikan saja…. Saya agak grogi juga awalnya. Tapi lama-lama sudah lancar,” kata Nasim.

Kini setiap dua bulan sekali, ajudan mantan presiden Habibie datang menjemput Nasim. “Setiap datang, saya selalu ditanya bagaimana keadaan anak dan cucu di kampung. Saya juga enggak beranilah ngomong macam-macam. Namanya juga rakyat kecil, takut salah ngomong,” ujar Nasim.

Biasanya, setiap kali selesai mencukur Habibie, Nasim membawa pulang Rp 500 ribu, lebih dari enam kali lipat ongkos mencukur di Pax Wijaya.

“Pulang dari sana setelah mencukur pun saya kadang masih bengong, enggak nyangka barusan mencukur rambutnya Pak Habibie”, ucapnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini