Saat Kapolri Hoegeng Tolak Rumah Mewah dan Mobil dari Bandar Judi Kelas Kakap

Doddy Handoko , Okezone · Sabtu 15 Mei 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 337 2410417 saat-kapolri-hoegeng-tolak-rumah-mewah-dan-mobil-dari-bandar-judi-kelas-kakap-OOq8ox84iK.jpg Foto:Ist

Kisah berikutnya, sebagai perwira, Hoegeng hidup pas-pasan. Untuk itulah istri Hoegeng, Merry Roeslani membuka toko bunga. Toko bunga itu cukup laris dan terus berkembang.

Tapi sehari sebelum Hoegeng akan dilantik menjadi Kepala Jawatan Imigrasi (kini jabatan ini disebut dirjen imigrasi) tahun 1960, Hoegeng meminta Merry menutup toko bunga tersebut.

Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan istrinya. Apa hubungannya dilantik menjadi kepala jawatan imigrasi dengan menutup toko bunga.

“Nanti semua orang yang berurusan dengan imigrasi akan memesan kembang pada toko kembang ibu, dan ini tidak adil untuk toko-toko kembang lainnya,” kata Hoegeng.

Istri Hoegeng yang selalu mendukung suaminya untuk hidup jujur dan bersih memahami maksud permintaan Hoegeng. Dia rela menutup toko bunga yang sudah maju dan besar itu.

“Bapak tak ingin orang-orang beli bunga di toko itu karena jabatan bapak,” kata Merry.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini