Airlangga Hartarto Kutuk Aksi Brutal Zionis Israel ke Rakyat Palestina

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 15 Mei 2021 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 337 2410390 airlangga-hartarto-kutuk-aksi-brutal-zionis-israel-ke-rakyat-palestina-Z3663SMyTl.jpg Foto:Ist

JAKARTA -  Serangan tentara Israel, yang terjadi sejak akhir bulan Ramadhan ini terhadap rakyat Palestina saat menjalankan Sholat Tarawih di Masjid al-Aqso, telah menimbulkan jatuhnya korban dari masyarakat sipil, bahkan perempuan dan anak-anak.

(Baca juga: Aksi Solidaritas Meluas Kecam Kebrutalan Zionis Israel yang Tewaskan 122 Warga Palestina)

Hal inilah yang menjadi keprihatinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“Kita juga menyaksikan hingga saat ini masih terjadi serangan tentara Israel terhadap warga Palestina di jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 100 orang yang menjadi syuhada, termasuk anak-anak dan perempuan, serta ratusan korban luka,” ujarnya dalam acara halal bi halal virtual tahun ini, dengan seluruh pengurus Partai Golkar, Sabtu (15/5/2021).

(Baca juga: Yonif Raider 900 Purna Tugas Berantas Teroris KKB Papua, Ini Prestasi yang Ditorehkan)

“Partai Golkar mengecam dengan keras tindakan militer Israel dan harus bertanggungjawab atas kekerasan tersebut,” tambah Airlangga.

Partai Golkar kata dia mendukung dan mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil inisiatif dan menggalang dukungan bagi penyelesaian Palestina melalui organisasi Konferensi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI), Gerakan Non-Blok (GNB), maupun CEIRPP (Committee on The Exercise of The Inalienable Right of The Palestinian People).

Dikatakan Airlangga, Partai Golkar melalui Pemerintah Republik Indonesia mendorong Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk turun tangan dan mengambil langkah konkret dalam menghentikan kekerasan yang dilakukan Israel agar tidak semakin banyak masyarakat sipil yang jatuh menjadi korban.

“Partai Golkar juga mendesak kepada masing-masing pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat memperkeruh suasana dan semakin banyak korban yang berguguran,” kata Airlangga.

“Apapun tindakan kekerasan, apalagi dengan peperangan, tidak akan menyelesaikan masalah. Tidak seharusnya konflik dan peperangan regional itu terjadi. Dengan peperangan regional, tidak akan ada yang diuntungkan. Peperangan sudah pasti akan merugikan semuanya,” tutur Menko Perekonomian RI itu.

Airlangga juga menyerukan bahwa semua pihak harus menyelesaikan masalahnya dalam jalur diplomasi satu meja melalui proses perundingan dalam kerangka mencari solusi damai dalam konflik Palestina-Israel.

“Seharusnya energi dunia dikonsentrasikan dan difokuskan pada perang kemanusiaan melawan Covid-19 yang saat ini masih menghantui di 215 negara seluruh dunia. Kita seharusnya bekerja sama, berkolaborasi dan bersatu melawan Covid-19 yang telah memakan korban,” pungkas Airlangga.

Acara pada Jumat (14/5/2021) itu juga dihadiri oleh Ketum IIPG Yanti Airlangga, Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar dan DPD seluruh Indonesia, juga tauziah dari Prof Azyumardi Azra, dan Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini