Kisah Penuh Haru Gus Miftah Mualafkan Seorang Ateis dari Belanda

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 12 Mei 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 337 2409513 kisah-penuh-haru-gus-miftah-mualafkan-seorang-ateis-dari-belanda-cfTduGsBWj.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Ramadhan merupakan bulan yang selalu ditunggu-tunggu kedatangannya oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia. Karena banyak keistimewaan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Seperti berlipatnya segala amal perbuatan yang dilakukan, turunnya Alquran, datangnya malam lailatul qadar dan keistimewaan lainnya. Namun tidak terasa sebentar lagi, bulan Ramadhan akan segera berlalu.

(Baca juga: Kisah Menegangkan Prabowo saat Dipanggil Gus Dur di Istana Raja Yordania)

Di penghujung Ramadhan, ada kabar baik yang disampaikan ulama kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. Dia mendapat pesan dari seorang warga negara Belanda yang meminta dibimbing olehnya untuk masuk Islam

“Saya dapat WA (WhatsApp) dari Belanda, ada seseorang yang pengin asuk Islam dan minta saya bimbing untuk mengucapkan 2 kalimat Syahdat,” ujar Gus Miftah dalam video yang diterima redaksi, Rabu (12/5/2021).

(Baca juga: Dikabarkan Bebas, Serda Ucok Eksekutor 4 Napi Cebongan Sowan ke Gus Miftah)

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, itu membimbing pria tersebut secara online (daring) membacakan dua kalimat syahadat. Sebelumnya, pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak mempunyai agama alias ateis.

“Nah seperti apa? Saya akan videocall-an dengan beliaunya. Insyaallah akan saya bimbing secara online untuk masuk Islam dan beliau tidak punya agama sebelumnya, menurut WA kepada saya,”tandasnya.

Membaca dua kalimat syahadat merupakan tanda keimanan seseorang. Hal tersebut juga bisa dikatakan sebagai gerbang untuk memenuhi fitrah manusia yakni untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Pembacaan dua kalimat syahadat tersebut berlokasi disebuah tempat makan dan disaksikan beberapa orang lainnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini