Lebih 3 Ribu Tenaga Kesehatan Covid-19 Dilaporkan Belum Dapat Insentif

Erfan Maaruf, iNews · Selasa 11 Mei 2021 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 337 2409249 lebih-3-ribu-tenaga-kesehatan-covid-19-dilaporkan-belum-dapat-insentif-fFZYrJQcmG.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gerakan LaporCovid-19 mendapat pengaduan bahwa masih banyak tenaga medis yang belum menerima dana insentif Covid-19. Sejak Januari-Maret 2021 ada sebanyak 3.443 tenaga medis yang belum menerima dana insentif Covid-19.

Relawan LaporCovid-19 Firdaus Ferdiansyah mengatakan, selama dua periode pihaknya membuka layanan pengaduan sejak Januari-Maret 2021 ada sejumlah tenaga medis yang melapor belum mendapatkan dana insentif.

"Pada periode pertama 5 Januari sampai 8 Februari dan periode kedua 8 Februari sampai 18 Maret 2021 hasilnya secara akumulatif 3.443 tenaga kesehatan belum menerima insentif," kata Firdaus dalam konferensi pers, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Siapkan "Mikro Lockdown" Pasca Lebaran, Apa Maksudnya?

Sebagai garda terdepan penanganan pandemi Covid-19, tenaga kesehatan harus mendapat dukungan. Hal itu sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Kriteria Tenaga Kesehatan.

Dalam putusan Menkes tersebut meneyebutkan sukarelawan tenaga kesehatan yang bekerja pada rumah sakit darurat lapangan, seperti Rumah Sakit Darusat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, dan rumah sakit darurat lapangan lainnya berhak mendapat insentif dan santunan kematian. Untuk perawat besarannya Rp7.500.000 per bulan dan dokter Rp10 juta.

"Artinya sejak mereka ditugaskan untuk melayani pasien Covid tidak belum menerima insentif. Mereka kelompok yang paling rentan terpapar Covid," jelasnya.

Baca Juga:  Satgas Covid-19: Vaksinasi Skema Gotong Royong Dilaksanakan Setelah Lebaran

Tidak hanya itu, tercatat banyak tenaga kesehatan juga terinfeksi Covid-19. Dia menyebut hal itu perlu menjadi perhatian lebih, sebab di satu sisi tak mendapatkan insentif di sisi lain juga terinfeksi.

"Periode pertama 854 tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid sedangkan kedua periode kedua ada 228 nakes yang terpapar," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini