Sholat Idul Fitri Hanya di Zona Kuning-Hijau, Dihadiri Maksimal 50% dan Lansia Dilarang

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 11 Mei 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 337 2409121 sholat-idul-fiti-hanya-di-zona-kuning-hijau-dihadiri-maksimal-50-hingga-lansia-dilarang-wF6Iqh3kxt.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa sholat Idul Fitri 1442 H hanya diperbolehkan di zonasi risiko kuning dan hijau saja. Sementara untuk daerah yang berzona oranye dan merah dilarang menggelar Sholat Idul Fitri.

(Baca juga: Polemik Sholat Idul Fitri di Rumah, MUI: Jangan Sampai Kita Dibikin Stres!)

Dia juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk memperhatikan panduan dalam penyelenggaraan sholat id pada Idul Fitri 1442 H mendatang.

“Pelaksanaan sholat id berjamaah yang diimbau di ruangan terbuka hanya boleh di wilayah RT zona kuning atau hijau,” kata Wiku dalam jumpa persnya, Selasa (11/5/2021).

(Baca juga: Terungkap! Viktor Yeimo Ternyata Punya Hubungan Khusus dengan Veronika Koman)

Selain itu protokol kesehatan juga harus dilakukan secara ketat. Dimana tidak boleh dihadiri lebih dari 50% dari kapasitas tempat sholat.

“Sediakan alat pengecek suhu bagi jamaah sholat. Tidak diikuti lansia, orang sakit atau baru sembuh, atau dari perjalanan. Memakai masker sepanjang rangkaian sholat,” ungkapnya.

Kemudian waktu khutbah maksimal 20 menit dengan pembatas transparan yang menghalangi khatib dan jamaah. “Hindari jabat tangan dan bersentuhan fisik,” ujarnya.

Setelah melaksanakan sholat ied, Wiku mengimbau agar masyarakat melakukan silaturahim virtual. Selain itu dia meminta agar masyarakat tidak melakukan open house atau halal bi halal di lingkungan kantor atau komunitas.

“Untuk saya sampaikan permohonan sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjalankan pedoman ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini