Kasus Korupsi Bupati Nganjuk Bakal Dilanjutkan Bareskrim Polri

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 10 Mei 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 337 2408593 kasus-korupsi-bupati-nganjuk-bakal-dilanjutkan-bareskrim-polri-lV26Pns8hh.JPG Konferensi Pers di KPK terkait Kasus Bupati Nganjuk (Foto: MPI/Raka)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan kasus korupsi jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur untuk dilanjutkan ke Bareskrim Polri. Sebab, Bareskrim juga menerima laporan yang sama seperti KPK terkait kasus korupsi tersebut.

"Bareskrim Mabes Polri juga menerima laporan masyarakat yang sama, untuk menghindari tumpang tindih maka dilakukan koordinasi," ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK menegaskan bahwa penyidikan perkara dilanjutkan oleh Bareskrim Polri bukan diserahkan begitu saja. Karena, dari awal koordinasi telah dilakukan sejak awal penyelidikan.

"Kegiatan penyidikannya dilanjutkan karena memang dari awal ini kerja sama," kata Ali.

Direktur tindak pidana korupsi pada Bareskrim Polri, Djoko Poerwanto menambahkan bahwa penyidikan nantinya akan dilakukan oleh pihaknya.

"Penyidikan akan dilanjut oleh Direktorat tindak pidana korupsi Bareskrim Polri," katanya.

Dalam perkara ini, KPK bersama Bareskrim Polri menetapkan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai tersangka bersama dengan beberapa camat dan juga ajudan Novi sebagai perantara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini