Doni Monardo Minta Lakukan Mikro Lockdown Tingkat RT jika Kasus Corona Melonjak

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 10 Mei 2021 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 337 2408407 doni-monardo-minta-lakukan-mikro-lockdown-tingkat-rt-jika-kasus-corona-melonjak-WejO0I5BrN.jpg Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta semua daerah untuk bersiap menghadapi peningkatan kasus Covid-19. Salah satunya dengan melakukan inisiatif mikro lockdown di tingkat RT.

Doni mengatakan, inisiatif lockdown mikro tingkat RT ini juga telah dilakukan di salah satu kelurahan di Desa Payo Selincah, Jambi. Hal ini dilakukan di sana ketika masyarakat satu RT terpapar Covid-19 lebih dari 50%.

Baca juga: 1.287 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet

“Nah saya kemarin, beberapa hari yang lalu hari Jumat yang lalu Minggu lalu ya, Saya berkunjung ke Jambi, ada satu desa kelurahan Payo Selincah. Nah di situ ada satu RT yang masyarakatnya terpapar Covid lebih dari 50 persen,” ungkap Doni dalam briefing Journalist secara virtual, Senin (10/5/2021).

Bahkan, kata Doni, inisiatif wilayah tersebut lah yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Menlu : Waspadai Kenaikan Kasus COVID-19 Secara Global

“Nah ini bagus tindakan dari Walikota, tindakan dari lurahnya, dan juga ketua RT, melakukan mikro Lockdown. Melakukan lockdown kecil. Dan inilah yang diharapkan bahwa Presiden,” tuturnya.

“Kalau seandainya daerah ada kasus yang meningkat, lakukan inisiatif mikro lockdown. Jadi cukup lockdown itu di tingkat RT, jangan yang di lockdown itu di tingkat kabupaten, nggak mungkin, terlalu terlalu repot banyak sekali aturan yang harus dilakukan,” ungkap Doni.

Doni mengatakan, hal ini lah yang harus dilakukan sebagai wujud nyata gotong-royong, saling bahu-membahu, dan juga meringankan beban masyarakat.

“Nah, dengan adanya ini maka pemerintah daerah bisa memenuhi kebutuhan warga dan juga terlihat adanya gotong royong,” tuturnya.

“Terlihat sekali, inilah aku apa namanya wujud nyata dari apa yang kita namakan Pancasila, gotong-royong ya. Betapa warga masyarakat satu sama lainnya saling bahu-membahu, meringankan beban,” tegas Doni.

Doni mengatakan, harus ada seorang figur yang bisa menggerakkan masyarakat. “Dan ada seorang figur disana namanya Bapak Ali yang menjadi motor penggerak, menggerakkan masyarakat dan semua warga patuh. Patuh menaati apa yang disampaikan oleh Pak kali ini. Nah, kita butuh banyak lagi Ali, Ali seperti yang terjadi di Kelurahan Payo Selincah kota Jambi di seluruh Indonesia,” sambung Doni.

“Ketika ada kasus yang meningkat lakukan mikro lockdown, dan RT-RT yang lain segera bahu-membahu memberikan dukungan. Baik itu dengan logistik, dukungan moril apa saja, untuk bisa meningkatkan kemampuan pengendalian dan pada akhirnya warga bisa sembuh,” pungkasnya. (wal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini