Dewan Pengawas : Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Memang Bermasalah

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 10 Mei 2021 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 337 2408294 dewan-pengawas-tes-wawasan-kebangsaan-pegawai-kpk-memang-bermasalah-UEgYRQCDHg.jpg Syamsuddin Harris. (Dok Okezone)

JAKARTA - Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Syamsuddin Haris menilai tes wawasan kebangsaan (TWK) bagi pegawai KPK bermasalah.

Sebagaimana diketahui, tes wawasan kebangsaan merupakan salah satu syarat agar pegawai KPK bisa alih status status sebagai ASN. Debanyak 75 dari 1.351 pegawai KPK tak lolos tes tersebut.

"Saya pribadi berpendapat bahwa TWK bagi pegawai KPK memang bermasalah, sehingga tidak bisa dijadikan dasar pemberhentian pegawai," kata Haris dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Bahkan, kata Haris, Dewas tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan tes wawasan kebangsaan yang berdampak pada 75 pegawai KPK tak lolos.

"Saya tidak bisa mewakili suara Dewas (5 orang). Apalagi Dewas tidak pernah dilibatkan dalam proses alih status pegawai dan juga skema tes wawasan kebangsaan," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menegaskan tidak ada pegawai yang dipecat akibat tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan itu.

"Kami hanya mengumumkan hasil TWK, tidak ada pemecatan kepada siapapun pegawai KPK," kata Ghufron saat dikonfirmasi, Minggu (9/5/2021).

KPK, lanjut Ghufron, tidak akan lepas tanggung jawab terkait 75 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan itu. KPK pun bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga : Terjaring OTT KPK, Ini Kekayaan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

"Kami tegaskan bahwa langkah lebih lanjut akan berkoordinasi dengan Kemenpan RB dan BKN, baik yang memenuhi syarat bagaimana langkah administratifnya lebih lanjut serta termasuk yang tidak memenuhi syarat," jelasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini