OPM Bikin Poster Pelatihan Militer, Netizen: Ada Jetnya, Emang Mereka Punya?

Riezky Maulana, iNews · Senin 10 Mei 2021 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 337 2408216 opm-bikin-poster-pelatihan-militer-netizen-ada-jetnya-emang-mereka-punya-Gfs6qUpqXa.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Beragam cara dilakukan oleh Tentara Pembebasan Negara Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), agar aksinya dalam menebar teror berjalan mulus. Sampai-sampai, mereka membuka jalur pendaftaran secara terbuka untuk bergabung ke dalam Akademi Militer Tentara Pembebasan Nasional.

Pendaftaran itu dilengkapi dengan poster yang diunggah oleh @infokomando. Di poster tersebut, terpampang logo TPNPB-OPM dan lambang kekhsan mereka, yakni Bintang Kejora. Gambar sebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon juga ditempelkan oleh mereka di poster itu.

Baca juga:  Membelot ke OPM, Eks Prajurit Raider Lucky Matuan Khianati Negara dan Sapta Marga

Kemudian, di poster tersebut turut tercantum kalimat yang menjiplak pesan dari TNI kepada masyarakat Indonesia. Agar lebih menambah kesan serius, mereka menampilkan sejumlah anggota pemberontak yang tengah membawa senjata api seperti pistol dan machine gun.

opm 

Di samping itu, sosok lainnya ditampilkan sedang melakukan sikap hormat, lengkap dengan seragam militer serta baret merah. Poster itu turut menjelaskan bahwasanya untuk bergabung ke dalam milisi pemberontak tak dipungut biaya sepeserpun.

"Bersama OAP TPN Kuat! Akademik Militer Pendaftaran Kodap Papu, Gratis Tidak Dipungut Biaya," tulis pesan yang ada dalam poster, dikutip Senin (10/5/2021).

Baca juga:  Tokoh Papua: OPM Sudah Punah, yang Ada Hanya KKB di Pegunungan

Unggahan pendaftaran akademi militer OPM itu turut mengundang reaksi netizen. Akun @al_farisyi9 mempertanyakan maksud OPM menyantumkan foto pesawat jet tempur F-16.

"Itu di poster ada jetnya. Emang mereka punya?" tulis @al_farisyi9.

Di lain sisi, akun @hermanpravitkov berkomentar agar para pemberontak sejarusnya tak menggunakan bahasa Indonesia dalam segala bentuk apapun. Kemudian, akun @naasroel_ mengaku tertawa melihat poster tersebut.

"Jangan boleh pakai bahasa Indonesia harusnya," kata @hermanpravitkov.

"Mau komen tapi keburu ketawa, gimana dong min," tutur @naasroel_

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini