Jamin Independensi Tes Pegawai KPK, BKN Gunakan Metode Beragam dan Libatkan Pihak Lain

Dita Angga R, Sindonews · Minggu 09 Mei 2021 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 337 2407954 jamin-independensi-tes-pegawai-kpk-bkn-gunakan-metode-beragam-dan-libatkan-pihak-lain-M72T7rSMJE.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Karo Humas BKN, Paryono mengatakan, pihaknya menjamin independensi tes pengalihan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN). Untuk menjaga independensi, tes tersebut menggunakan metode assessment center.

“Metode assessment center yang juga dikenal sebagai multimetode dan multiasesor,” katanya dikutip dari pers rilisnya, Minggu (9/5/2021).

Paryono menjelaskan bahwa multi-metode adalah digunakan lebih dari satu alat ukur dalam tes pengalihan pegawai KPK menjadi ASN.

“Asesmen ini dilakukan dengan menggunakan beberapa alat ukur yaitu tes tertulis Indeks Moderasi Bernegara dan Integritas (IMB68), penilaian rekam jejak (profiling) dan wawancara,” ujarnya.

Sementara itu yang dimaksud multiasesor yakni melibatkan pihak lain dalam penyelenggaraan tes tersebut. Sehingga tidak hanya berasal dari BKN.

“Meibatkan asesor dari instansi lain yang telah memiliki pengalaman dan yang selama ini bekerja sama dengan BKN dalam mengembangkan alat ukur tes wawasan kebangsaan seperti Dinas Psikologi TNI AD, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), BAIS, dan Pusat Intelijen TNI AD,” tuturnya.

Baca Juga : Soal SK Pimpinan Bebas Tugaskan 75 Pegawai, Plt Jubir KPK Cek Keabsahannya

Tidak hanya itu, Paryono menyebut bahwa adanya Tim Observer. Tim ini bertugas melakukan observasi di setiap tahapan asesmen.

“Tim Observer yang anggotanya tidak hanya berasal dari BKN akan tetapi juga dari Instansi lain seperti BAIS, BNPT, Pusat Intelijen TNI AD, Dinas Psikologi TNI AD dan BIN,” ujarnya.

Dia mengatakan, semua hal ini dimaksudkan untuk menjaga objektivitas hasil penilaian dan untuk mencegah adanya intervensi dalam penilaian. Bahkan dalam penentuan hasil penilaian akhir dilakukan melalui Assessor Meeting.

Baca Juga : Soal Hasil Tes Pegawai KPK, Tjahjo Kumolo Tepis Tudingan Lempar Tanggung Jawab

“Oleh karena itu, metode ini menjamin tidak ada satu orang asesor pun atau instansi yang terlibat yang bisa menentukan nilai secara mutlak sehingga independensinya tetap terjaga. Dalam pelaksanaan asesmen juga dilakukan perekaman baik secara video maupun audio untuk memastikan bahwa pelaksanaan asesmen dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini