Terindikasi Mudik, 70 Ribu Kendaraan Diputar Balik

Antara, · Minggu 09 Mei 2021 03:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 337 2407862 terindikasi-mudik-70-ribu-kendaraan-diputar-balik-UhmaVbhotB.jpg Kakorlantas Irjen Istiono meninjau lokasi penyekatan jalur mudik di Cikarang (Foto : Antara)

JAKARTA - Sekira 70.00 kendaran yang terindikasi hendak mudik lebaran di kampung halaman dipaksa putar balik oleh petugas selama berjalannya Operasi Ketupat 2021 yang sudah melakukan penyekatan di sejumlah lokasi selama tiga hari. Hal tersebut disampikan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau salah satu lokasi penyekatan di Cikarang.

“Secara nasional situasi 'kamseltibcarlantas' ini berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di Jakarta, Sabtu 8 Mei 2021, malam.

Kakorlantas memaparkan selama tiga hari ini, polisi telah memutarbalikkan sekitar 70 ribu lebih kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan perjalanan atau terindikasi mudik. Jumlah itu hasil dari penyekatan di 381 titik yang tersebar dari Sumatera hingga Bali.

"Kalau selama tiga hari ini sudah sekitar 70 ribu yang sudah kita putar balik. Secara umum semuanya berjalan aman lancar," ujar Istiono.

Lebih lanjut, ia menyebut volume arus kendaraan yang keluar dari Jakarta terus mengalami penurunan, baik menuju Jawa maupun Sumatera. Kendaraan yang keluar Jakarta lebih banyak didominasi angkutan logistik atau barang.

"Saat ini volume arus kendaraan yang menuju Jawa mengalami penurunan sebanyak 73 persen. Kemudian yang menuju Bandung, Jawa Barat, turun sampai 78,3 persen," tutur Istiono.

Baca Juga : Tinjau Penyekatan di Cikarang, Kapolda Metro Jaya & Kakorlantas Naik Motor

Kemudian kendaraan yang menuju Sumatera turun sampai 43,3 persen didominasi oleh kendaraan angkutan logistik atau barang. Lalu, putar arus yang tidak memenuhi persyaratan non mudik sebanyak hari ini 10.869 kendaraan.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang turut mengecek pos penyekatan di KM 31 tol Cikarang Barat mengatakan, di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sebanyak 6.500 kendaraan telah di putarbalik ke asalnya karena terindikasi mudik. Jumlah itu baik kendaraan yang melewati tol maupun jalur arteri.

“Untuk wilayah PMJ total sekitar 6.500 kendaraan yang sudah di putarbalik ke arah Jakarta. Yang melewati jalan tol ini sekitar 3.585 kendaraan. Sisanya adalah yang melewati jalur arteri, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat,” ucap dia menjelaskan.

Fadil Imran mengajak masyarakat untuk menahan diri tidak mudik mengikuti kebijakan pemerintah. Tujuan peniadaan mudik sejak 6-17 Mei ini untuk kebaikan bersama yaitu menekan penyebaran COVID-19.

"Ini memang sesuatu yang tidak mudah, namun ini yang terbaik dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19. Kita semua harus berpartisipasi bersama-sama untuk menahan diri agar pandemik Covid-19 ini bisa cepat selesai," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini