Plt Jubir Ungkap KPK Bukan Penyelenggara Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 07 Mei 2021 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 337 2407371 plt-jubir-ungkap-kpk-bukan-penyelenggara-asesmen-tes-wawasan-kebangsaan-y2XnCJ1GuD.jpg Jubir KPK, Ali Fikri. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), dilaksanakan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dengan menggandeng sejumlah institusi ataupun badan. Namun, KPK tak termasuk sebagai salah satu penyelanggara.

Adapun institusi dan badan yang digandeng BKN adalah Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS-TNI), Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat (Pusintel TNI AD), Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat (DISPSIAD), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). 

Baca juga: 75 Pegawai KPK Dikabarkan Tidak Lulus Tes, Firli: Tidak Ada Pemecatan!

"Dalam penyelenggaraan asesmen TWK, KPK bukan merupakan penyelenggara asesmen," tegas Ali melalui pesan singkatnya, Jumat (7/5/2021).

Ali menjelaskan, semua alat tes berupa soal dan materi wawancara disusun oleh BKN bersama lembaga-lembaga tersebut. Sebelum melaksanakan wawancara telah dilakukan penyamaan persepsi dengan pewawancara dari beberapa lembaga tersebut.

Dalam pelaksanaan wawancara, Ali mendapat informasi bahwa ada beberapa pertanyaan yang dikembangkan dari tes tertulis sebelumnya. Beberapa pengembangan pertanyaan itu di antaranya, tata cara ibadah hingga pilihan hidup keluarga.

Baca juga: Kasus Suap Wali Kota Tanjungbalai, KPK Panggil Azis Syamsuddin

"Dari informasi yang kami terima dari pegawai KPK, ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab oleh pegawai beberapa diantaranya misalnya berkaitan dengan tata cara beribadah dan pilihan hidup berkeluarga," ujar Ali.

Ali menambahkan, pihaknya juga telah menerima masukan dari publik terkait sejumlah pertanyaan yang berkembang saat wawancara asesmen TWK pegawai KPK. Pertanyaan tersebut, dari informasi yang diterima, tidak berhubungan dengan tupoksi KPK.

"Dan ini menurut kami bisa menjadi masukan bagi penyelenggara asesmen. Kami menggarisbawahi bahwa asesmen tes tertulis dan wawancara ini difokuskan untuk mengukur penguatan integritas dan netralitas ASN," beber Ali.

Sementara terkait aspek kompetensi, Ali menegaskan pegawai KPK pada saat rekrutmen awal sudah memenuhi persyaratan kompetensi dan integritas, sehingga tak ada tes ulang terkait aspek ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini