Kemenkes: Rp57,97 Miliar Insentif Relawan Nakes di Wisma Atlet dalam Proses Pencairan

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 07 Mei 2021 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 337 2407226 kemenkes-rp57-97-miliar-insentif-relawan-nakes-di-wisma-atlet-dalam-proses-pencairan-CvPLRVcesu.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa dana Rp57,97 Miliar untuk intensif relawan tenaga kesehatan (nakes) di Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sedang dalam proses pencairan.

Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahjuni Putri mengatakan bahwa proses pencairan intensif nakes tersebut sedang berlangsung penelitiannya di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Dia menjelaskan bahwa pencairan insentif nakes di Wisma Atlet ini ada dua tahap. Tahap pertama untuk 2.090 nakes sebanyak Rp13,37 Miliar. “Ini dua tahap, dan tahap pertama itu sebanyak 2.090 orang dengan anggaran sebesar 13,37 Miliar sudah dibayarkan tanggal 13 April 2021. Saya nanti perlu konfirmasi pada teman-teman RSDC ya, sudah keluar,” katanya dalam Konferensi Pers Insentif Tenaga Kesehatan RSDC secara virtual, Jumat (7/5/2021).

Kemudian, tahap kedua untuk 1.051 nakes relawan ada Rp8,9 miliar yang akan segera disalurkan dan tengah dalam tahap perbaikan lantaran terdapat sejumlah kesalahan. "Tadi, disampaikan kita salah titik, salah koma, salah salah NIK, nomor NPWP dan sebagainya itu akan kembali sangat tinggi quality assurance dari Kementerian Keuangan. Sehingga kami ada kesalahan sedikit, dan itu sudah diperbaiki hari ini. Untuk 1.051 tenaga relawan dan besar 8,9 Miliar,” jelas Trisa.

Baca juga: 1.368 Pasien Covid-19 Jalani Rawat Inap di Wisma Atlet

Trisa mengatakan bulan Februari sebanyak Rp18,28 miliar untuk 2.409 nakes juga Standar Minimal Pelayanan (SPM) dalam perbaikan untuk 2.409 tenaga relawan.

“Jadi SPM sudah kami upload ke KPPN dan ini tinggal menunggu persetujuan dari KPPN, mudah-mudahan tidak ada koreksi Insya Allah karena sudah diperbaiki kesalahannya, itu untuk bulan Februari,” papar Trisa.

Baca juga: Virus Corona Inggris, India, dan Afsel Sudah Masuk Indonesia, Ketahui Bahayanya

Kemudian untuk bulan Maret, kata Trisa, sudah masuk listing pembayaran bagi 2.457 relawan nakes dengan total Rp18,2 miliar dalam proses pembuatan data supplier untuk SPM.

“Jadi, itu adalah kondisi bulan per bulan yang dapat kami jelaskan. Sekiranya memang itu menjadi perhatian bersama. Kami sudah mencoba untuk mengungkapkan hal-hal yang memang dapat kami ungkapkan secara nyata,” tutur Trisa.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini