Insentif Nakes Relawan RSDC Wisma Atlet Telah Dibayar Rp63 Miliar

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 07 Mei 2021 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 337 2407217 insentif-nakes-relawan-rsdc-wisma-atlet-telah-dibayar-rp63-miliar-mB3NvmTksd.jpg RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Insentif untuk relawan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah dibayarkan pada 2020. Totalnya mencapai Rp63 miliar.

“Dan sudah dilakukan pembayaran insentif sejak bulan Maret hingga bulan November tahun 2020. Dan sudah disalurkan lebih kurang Rp63 miliar insentif bagi relawan di Wisma Atlet selama 9 bulan sampai bulan November 2020,” ujar Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes Trisa Wahjuni Putri saat konferensi pers Insentif Tenaga Kesehatan RSDC, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga:  Melihat Keceriaan Nakes RSD Wisma Atlet Rekreasi ke Dufan

Trisa mengatakan, insentif tenaga kesehatan pada Desember 2020 dibayarkan pada periode pembayaran tahun 2021. Dan bulan Desember tahun 2020, memang secara aturan tidak bisa diberikan di bulan yang sama sehingga diberikannya pada 2021.

Sebab, harus ada persetujuan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Memang ada persoalan bahwa dalam prosedur yang harus kami lalui yaitu anggaran untuk membayar tunggakan tahun 2020 dan harus melalui dilakukan persetujuan. Persetujuan BPKP yang pertama, sebesar Rp581 miliar. Persetujuan yang kedua itu Rp231 miliar,” katanya.

“Kami ingin informasikan bahwa di tahapan kedua di Rp231 miliar, di dalamnya ada anggaran untuk membayar tunggakan bagi relawan RSDC tahun 2020 untuk bulan Desember ya,” papar Trisa.

Trisa menambahkan, sebelumnya anggarannya untuk pembayaran insentif nakes diblokir oleh Kemenkeu. “Karena kita tidak boleh memakai sebelum itu di review kebenarannya. Dan alhamdulillah kemarin blokirnya sudah selesai, dan sudah dibuka anggarannya dan DIPA sudah masuk di badan PPSDM. Dan kemarin pagi juga kami memproses untuk bisa dibayarkan,” tuturnya.

“Dan alhamdulillah dari yang sudah bisa dibayarkan itu sudah bisa direalisasikan melalui SP2D. Sebagian lagi ini tinggal menunggu tahapan sedikit lagi karena sudah melalui tahapan SPM, tahapan di KPPN, sudah sampai tahap konversi,” papar Trisa.

Baca Juga:  Diduga Ada Oknum Nakes Palsukan Hasil Rapid Antigen, Positif Covid-19 Jadi Negatif

Trisa memastikan pembayaran insentif bulan Desember 2020 segera dibayarkan sore ini atau maksimal besok pagi. “Sehingga sebentar lagi untuk yang Desember akan bisa direalisasikan. Mungkin sore ini atau besok pagi, paling lambat. Itu untuk perjalanan insentif tahun 2020 bulan Desember. Jadi, untuk di pahami bersama bahwa anggarannya demikian prosedurnya,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini