Kasus Suap Wali Kota Tanjungbalai, KPK Panggil Azis Syamsuddin

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 07 Mei 2021 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 337 2407038 kasus-suap-wali-kota-tanjungbalai-kpk-panggil-azis-syamsuddin-xkYgmXonhr.jpg Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin (Foto : Sindo)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara Stepanus Robin Pattuju (SRP) yang merupakan penyidik KPK.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SRP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (7/5/2021).

Azis Syamsuddin diduga mengenal Stepanus Robin Pattuju terkait kasus tersebut. Namun, KPK saat ini belum mau menginformasikan apa saja yang akan digali dari Azis Syamsuddin.

"Benar diduga kenal dari ajudan AZ yang juga anggota Polri. Nanti akan didalami lebih lanjut pada tahap pemeriksaan di penyidikan," kata Ali.

Sebagaimana diketahui, penyidik KPK menggeledah ruang kerja Azis Syamsuddin di Gedung DPR erta rumah dinasnya pada Rabu (28/4/2021). Penyidik juga menggeledah 2 lokasi lainnya yakni apartemen dari pihak terkait kasus ini.

"Dalam proses penggeledahan, ditemukan dan diamankan bukti-bukti diantaranya berbagai dokumen dan barang yang terkait perkara," kata Ali.

Penyidik KPK kemudian menggeledah 3 rumah Azis Syamsuddin di wilayah Jakarta Selatan pada Senin (3/5/2021). Dari penggeledahan itu penyidik mengamankan barang bukti terkait kasus tersebut.

"Selanjutnya bukti ini akan segera dilakukan validasi serta verifikasi untuk segera diajukan penyitaan sebagai bagian dalam berkas perkara dimaksud," ucap Ali.

Baca Juga : Kasus Suap Tajungbalai Seret Azis Syamsuddin, Begini Sikap Golkar

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yaitu penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP), Wali Kota Tanjungbalai periode 2016-2021 M Syahrial (MS), dan seorang pengacara bernama Maskur Husain (MH).

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menjadi aktor di balik pertemuan antara Stepanus Robin Pattuju (SRP) dengan M Syahrial.

Hal tersebut terungkap dalam konstruksi perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2020-2021.

"Pada Oktober 2020, SRP melakukan pertemuan dengan MS di rumah dinas AZ (Aziz Syamsudin) Wakil Ketua DPR RI di Jakarta Selatan," ujar Firli dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Firli menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Azis Syamsuddin memperkenalkan Stepanus dengan Syahrial karena diduga Syahrial memiliki permasalahan terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjung Balai yang sedang dilakukan KPK agar tidak naik ke tahap Penyidikan.

Menindaklanjuti pertemuan di rumah AZ, kemudian SRP mengenalkan MH kepada MS untuk bisa membantu permasalahannya.

Stepanus bersama Maskur sepakat membuat komitmen dengan Syahrial terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjung Balai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang sebesar Rp1,5 miliar.

Baca Juga : 3 Rumah Azis Syamsuddin Kembali Diacak-acak KPK, Sejumlah Barang Disita

"MS menyetujui permintaan SRP dan MH tersebut dengan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik RA (Riefka Amalia) teman dari saudara SRP dan juga MS memberikan uang secara tunai kepada SRP hingga total uang yang telah diterima SRP sebesar Rp1,3 miliar," ucap Firli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini