Pemerintah Resmi Larang Semua Jenis Mudik, Termasuk di Wilayah Aglomerasi

Solopos.com, · Kamis 06 Mei 2021 22:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 337 2406867 pemerintah-resmi-larang-semua-jenis-mudik-termasuk-di-wilayah-aglomerasi-NTVBLAF86Z.jpeg Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)

JAKARTA - Pemerintah resmi melarang mudik lokal di kawasan aglomerasi. Satu kawasan aglomerasi tersebut adalah Solo Raya.

Satgas Covid-19 menegaskan larangan mudik lokal atau di kawasan aglomerasi tersebut sebagai bentuk upaya mencegah penularan Covid-19.

"Untuk memecah kebingungan masyarakat terkait mudik lokal di wilayah aglomerasi saya tegaskan bahwa pemerintah melarang apa pun bentuk mudik, baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi, dengan urgensi mencegah dengan maksimal interaksi fisik sebagai cara transmisi virus dari satu orang ke orang lain," kata Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers, Kamis (6/5/2021).

Wiku meminta masyarakat tidak khawatir mengenai pelarangan tersebut. Kegiatan di sektor-sektor esensial tetap beroperasi.

"Namun perlu ditekankan bahwa kegiatan lain selain kegiatan mudik di dalam satu wilayah kota/kabupaten aglomerasi, khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apa pun demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah," ujar dia.

Berikut ini sejumlah kawasan aglomerasi di Indonesia:

- Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros

- Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo

- Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan

- Bandung Raya

- Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi

- Semarang, Kendal, Ungaran dan Purwodadi

- Yogyakarta Raya

- Solo Raya

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini