Biaya Perawatan Mahal, Kejagung Bakal Lelang Aset Sitaan Asabri dan Jiwasraya

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 06 Mei 2021 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 337 2406800 biaya-perawatan-mahal-kejagung-bakal-lelang-aset-sitaan-asabri-dan-jiwasraya-Vepppvtdq6.jpeg Gedung Kejagung. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) bakal melelang aset sitaan yang menjadi barang bukti dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Jiwasraya dan PT Asabri. Lelang dilakukan karena mahalnya biaya perawatan aset yang telah disita.  

"Asabri maupun Jiwasraya karena pemeliharaannya terlalu tinggi, kita mau coba lelang. Kita coba lah yang bisa dilelang, dilelang," ujar Jampidsus Ali Mukartono di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Ali menjelaskan, meskipun saat ini barang bukti aset Asabri masih dalam proses penyidikqn dan belum memiliki putusan pengadilan, pelelangan diperbolehkan. Dia berpendapat bahwa hal itu diatur dalam Pasal 45 Kitab Undang-Unadng Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Baca juga: Kejagung Sita Saham Benny Tjokrosaputro Sebesar Rp45 Miliar

"Boleh, Pasal 45 KUHAP karena alasan biaya penyimpanan terlalu tinggi. Kita terbatas biayanya," jelas Ali.  

Beberapa barang bukti di kasus Asabri yang dipastikan untuk dilelang antara lain bus, tanah, kapal, motor, apartemen, emas, empat tambang nikel, pasir, dan baru bara dan lain-lain.

Baca juga: Terdakwa Kasus Kebakaran Kejagung Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Ali berharap dengan pelelangan itu, barang bukti yang disita akan segera diuangkan. Nantinya jika ada perbedaan dalam putusan hakim, barang bukti yang dikembalikan akan berupa uang. 

"Aturannya uang hasil lelang dikembalikan. Kita mau percepat, kalau bisa habis Lebaran selesai lah, supaya nanti kalau melihat untung-untungan, nah itu barang bukti sudah berupa menjadi uang," pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini