Anekdot Gus Dur Saat Terbang dengan Presiden AS & Prancis

Doddy Handoko , Okezone · Kamis 06 Mei 2021 06:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 337 2406351 anekdot-gus-dur-saat-terbang-dengan-presiden-as-prancis-ha7sqELzfp.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal memiliki selera humor yang tinggi. Humor dan anekdot Gus Dur cerdas namun bisa membuat yang membaca tertawa terpingkal-pingkal. Beberapa anekdot Gus Dur diambil dari situs NU.online dan buku Kumpulan Humor Gus Dur.

Dikisahan, saking udah bosannya keliling dunia, Gus Dur coba cari suasana di Pesawat RI-01. Kali ini, dia mengundang Presiden AS dan Prancis untuk terbang bersama Gus Dur buat keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yang punya pesawat kepresidenan.

Seperti biasa, setiap Presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.

Tidak lama residen Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata: "Wah kita sedang berada di atas New York!.

Presiden Indonesia (Gus Dur): "Lho kok bisa tau sih?"

"Itu patung Liberty kepegang!", jawab Clinton dengan bangganya.

Tak mau kalah Presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. "Tau nggak kita sedang berada di atas kota Paris!", katanya dengan sombongnya.

Presiden Indonesia: "Wah kok bisa tau juga?"

"Itu menara Eiffel kepegang!", sahut Presiden Perancis tersebut.

Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat.

"Wah kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!", teriak Gus Dur.

"Lho kok bisa tau sih?" tanya Clinton dan Chirac heran .

"Ini jam tangan saya hilang," jawab Gus Dur kalem.

Baca juga: Humor Gus Dur: Kiai Wahab dan Rem Kaki

Anekdot lainnya, ketika ombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang para jamaah. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.

Baca juga: Humor Gus Dur, Dicari Tukang Demo yang Bisa Beternak Lebah

Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap: Amin, Amin, Amin!

Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: "Lho kenapa Anda berkerumun di sini?"

"Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai,".

Berikutnya, mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela "ideologi"nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.

Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.

"Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi," katanya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini