Polisi Tahan 159 Travel Gelap yang Angkut Pemudik

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 05 Mei 2021 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 337 2406016 polisi-tahan-159-travel-gelap-yang-angkut-pemudik-UQuDgnbqIC.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat, saat ini sudah ada 159 travel gelap yang ditahan lantaran diduga mengangkut pemudik di saat masa pelarangan.

"Sampai saat ini sudah 159 unit travel yang tidak mempunyai izin operasi dilakukan penahanan oeh Korlantas Polri di seluruh jajaran," kata Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9, yang disiarkan melalui YouTube, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Baca juga:  Hendak Mudik ke Banten, 6 Travel Gelap Disita Polisi

Dengan penindakan hukum tegas ini, kata Arief, pihaknya berharap menjadi efek jera bagi masyarakat maupun agen-agen travel yang masih nekat beroperasi tanpa izin resmi.

"Sehingga nanti mudah-mudahan tidak akan berkembang lagi, karena dengan adanya penahanan ini akan menimbulkan efek deteren," ujar Arief.

 Baca juga: Larangan Mudik Berlaku 6 Mei, Antisipasi Hal Ini agar Tak Terjadi Ledakan Kasus Covid-19

Selain itu, Arief menekankan, masyarakat yang nekat mudik dengan travel gelap malah akan merugikan diri sendiri. Apalagi, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jangan menggunakan sarana transportasi travel yang tidak resmi. Karena nanti akan rugi, tidak ada jaminan asuransi, dan lain-lain," ucap Arief.

Oleh sebab itu, Arief mengharapkan adanya kesadaran lebih dari masyarakat untuk tidak nekat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2021 di tengah Pandemi virus corona atau Covid-19.

"Dan yang ingin kami pesankan kepada masyarakat adalah kesadaran untuk tidak mudik, karena untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri. Mari kita biasakan tradisi baru, bahwa mudik digital itu keren," tutur Arief.

Pemerintah sendiri telah resmi melarang mudik Lebaran selama 12 hari terhitung sejak 6-17 Mei 2021. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini