Kronologi Penggagalan Penyelundupan Narkoba Jaringan 3 Negara

Riezky Maulana, iNews · Rabu 05 Mei 2021 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 337 2406015 kronologi-penggagalan-penyelundupan-narkoba-jaringan-3-negara-MFDNaIZfMS.jpg Ilustrasi (Foto : iNews)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan total 581,31 kg sabu dari tiga negara asing, yakni Pakistan, Malaysia, dan Myanmar. Barang haram yang jumlahnya mencapai lebih dari setengah ton itu berhasil didapatkan dalam waktu satu minggu, mulai dari 20 April sampai dengan 27 April 2021.

"BNN berhasil mengungkap sindikat narkotika dengan barang bukti yang cukup fantanstis, yaitu sabu sebesar 581,31 kg dari tiga tempat kejadian perkara. Jumlah ini tidaklah sepadan jika diukur dengan nilai uang. Karena ketika sabu itu dimusnahkan, maka akan tidak ada nilianya sama sekali," kata Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose di kantornya, Rabu (5/5/2021).

Petrus menjelaskan, sindikat pertama yang berhasil diungkap berasal dari negara di kawasan Asia Selatan, Pakistan. Bermula pada 21 April 2021, petugas BNN berhasil menemukan sebuah rumah tak berpenghuni yang dijadikan sebagai tempat gudang penyimpanan narkoba jenis sabu di daerah Darussalam, Aceh Besar.

Di sana, petugas berhasil mengamankan 410 boks plaatik yang berisikan sabu seberat 536,84 kilogram. Satu orang berinisial BU diamankan sebagai tersangka.

"Dari hasil penyelidikan, sabu ini berasal dari Pakistan yang dibawa ke Aceh melalui laut. Pengembangan ini terus dilakukan dan tim saat ini sedang mendalami dugaan keterlibatan warga asing berinisial AZ," tuturnya.

Kasus kedua, BNN kata Petrus berhasil menggagalkan penyelundupan sabu oleh tiga orang pria pada 20 April 2020. Masing-masing para tersangka itu berinisial MH, US,dan RU.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi tentang peredaran narkoba di Wilayah Bireun yang dilanjutkan dengan penyelidikan dan pembuntutan terhadap kendaraan yang digunakan oleh para pelaku ketika mereka melakukan kegiatan," ucapnya.

Baca Juga : Polisi Kantongi Identitas Pembakar Perawat Cantik di Malang

Menurut dia, pelaku pertama yang berhasil diamankan adalah MH. Mirisnya, MH ditangkap di sebuah parkiran Masjid di daerah Idi Riyeuk, Aceh Timur.

Sama dengan MH, tersangka US juga ditangkap oleh BNN di parkiran sebuah masjid di daerah Gampong Beusa Meuranoe, Aceh Timur. US sendiri setelah dilakukan pendalaman merupakan anggota DPRK Bireun.

"Dari hasil Penggeledahan di kendaraan US didapati sabu seberat 26,66 kg yang disembumyikan di bawah wiper, bemper depan, serta jok belakang. Selanjutnya, petugas juga mengamankan RU di Bireun yang ikut terlibat dalam proses penyelundupan," jelas Petrus.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini