Menteri Agama Minta Shalat Idul Fitri dan Silahturahmi Dikesampingkan di Masa Pandemi

Bima Setiyadi, MNC Portal · Rabu 05 Mei 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 337 2405967 menteri-agama-minta-shalat-idul-fitri-dan-silahturahmi-dikesampingkan-di-masa-pandemi-mHnpufBXXD.jpg Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menghimbau masyarakat mendahulukan yang wajib sebelum menjalankan sunah. Silahturahmi, shalat idul fitri adalah sunah, sementara menjaga kesehatan adalah wajib.

Hal itu dikatakan Yaqut melalui cuitannya di media sosial twitter @YaqutCQoumas, Rabu (5/5/2021). Menurutnya, shalat Idul Fitri secara hukum adalah sunah. Sementara menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan adalah wajib. Dengan demikian, masyarakat hendaknya mendahulukan yang wajib ketimbang sunah.

"Dahulukan yang utama demi kesehatan kita, demi keluarga tercinta, demi masyarakat sekitar kita, demi Indonesia," seperti dikutip Rabu (5/5/2021)

Selain itu, kata Yaqut, hukum mudik juga sunah. Sementara kesehatan adalah wajib. Untuk itu, dia menghimbau agar masyarakat tidak mudik dan patuhi kritik 5 M. Diantaranya yaitu mencuci tangan; memakai masker; menjaga jarak; menghindari kerumunan; mengurangi mobilitas.

Kemudian, lanjut Yaqut, halal bihalal atau silahturahmi lebaran saat pandemi bisa dilakukan secara virtual tanpa mengurangi makna. Dia meminta masyarakat jangan pernah lelah saling mengingatkan agat tetap disiplin jalankan protokol kesehatan.

"Negara tetangga mengalami kenaikan angka yang terpapar Covid-19, meningkatnya jumlah korban meninggal dunia, dan juga merebaknya cluster penular besar atau super spreader. Adalah alarm bagi kita semua untuk tingkatkan disiplin diri. Jangan lengah!," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini