Korlantas Perketat Pengawasan Warga yang Dikecualikan Melakukan Perjalanan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 04 Mei 2021 23:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 337 2405702 korlantas-perketat-pengawasan-warga-yang-dikecualikan-melakukan-perjalanan-YM3i4bpqTo.jpeg Kakorlantas Polri Irjen Istiono tinjau Terminal Pulogebang. (Ist)

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono, dan pihak Kemenhub meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. Hal itu terkait adanya larangan mudik bagi masyarakat di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Istiono mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengetatan pengawasan terkait dengan perjalanan yang dikecualikan selama peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

“Hari ini saya bersama Ditjen Perhubungan Darat dan jajarannya melihat pelaksanaan operasional di Pulogebang, bagaimana runtutan persyaratan kaitannya orang perjalanan nonmudik dan izin khusus kita lihat,” kata Istiono, Selasa (4/5/2021).

Ia menyebut persyaratan administrasi dijalankan secara ketat. Bila persyaratan tidak memenuhi, maka masyarakat tidak diperbolehkan untuk memasuki area terminal Pulogebang.

“Dari rangkaian pelaksanaan, tadi kita sudah lihat bagaimana penumpang harus dipersyaratkan ada izin dari pimpinan atau desa keluarahan dan seterusnya karena ada kepentingan khusus dan surat kesehatan,” ujarnya.

Sementara bagi masyarakat yang masuk dalam kategori boleh melakukan perjalanan selama peniadaan mudik juga akan difasilitasi tes Swab antigen maupun tes Genose-C19.

Baca Juga : 411 Personel Gabungan Cegat Pemudik Nekat di 17 Titik Perbatasan Surabaya

“Di sini di lakukan random tes kaitannya dengan covid-19. Semua persyaratan dicapai, kemudian mereka baru bisa melakukan aktifitas,” ucapnya.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setyadi mengatakan bus-bus yang beroperasi selama peniadaan mudik berjumlah 3.000 bus yang tersebar di seluruh Indonesia. Di Jakarta sendiri, ada dua terminal bus yang dibuka selama peniadaan mudik yaitu terminal Pulogebang dan terminal Kalideres.

“Masyarakat yang seperti ini, kita perkirakan masih ada produksi pertumbahan di masing-maning terminal. Sehingga di jakarta dibuka 2 terminal, satu di Pulogebang, satu lagi terminal di Kalideres,” ucapnya.

Guna mempermudah Korlantas Polri dalam mengawasi setiap kendaraan yang melalui pos penyekatan, pihaknya menempelkan stiker khusus pada bus-bus yang beroperasi selama peniadan mudik.

Baca Juga : Doni Monardo Harap Mudik Lokal Dilarang

“Nanti ada penempelan stiker khusus di bus AKAP dan AKDP yang diperbolehkan beroperasi. Setiap operator kita bagi sesuai dengan proporsi yang ada kita harapkan denga penandaan ini akan mempermudah kepolisian untuk melakukan pengawasan,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini