Survei Pilpres 2024: Empat Tokoh Ini Punya Elektabilitas Tinggi, tapi Tak Dominan

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 04 Mei 2021 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 337 2405663 survei-pilpres-2024-empat-tokoh-ini-punya-elektabilitas-tinggi-tapi-tak-dominan-VMwlKeW2fQ.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA – Indikator Politik Indonesia menggelar survei nasional yang bertajuk “Persepsi Ekonomi dan Politik Jelang Lebaran” guna memotret fenomena ekonomi dan politik jelang hari raya Idul Fitri.

Salah satu yang dipotret adalah elektabilitas sejumlah tokoh nasional jika mereka dicalonkan pada Pemilu Presiden (Pilpres).

“Pertanyaan Pilpres semi terbuka 17 nama. Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ridwan Kamil adalah empat nama teratas dan relatif berimbang sebagai capres pilihan saat ini. Nama-nama lain yang cukup didukung namun lebih sedikit antara lain Sandiaga Uno dan AHY,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Selasa (4/5/2021).

Burhan menguraikan, Ganjar Pranowo 15,7%, Anies Baswedan 14,6%, Prabowo Subianto 11,1%, Ridwan Kamil 10%, Sandiaga Uno 8,1%, AHY 6,4%. Sementara Puan Maharani, Khofifah Indar Parawansa, Airlangga Hartarto, Gatot Nurmantyo, Mahfud MD, Erick Thohir, Tito Karnavian di bawah 3%-0,5%.

Lalu, Maruf Amin, Bambang Soesatyo, Muhaimin Iskandar dan Budi Gunawan hanya mendapat kurang dari 0,5%. Dan 24,1% responden tidak mau menjawab.

Burhan mengakui bahwa 4 nama tersebut mendapatkan elektabilitas yang tinggi, tetapi sampai saat ini belum ada nama calon presiden (capres) yang dominan. Sementara, masyarakat yang belum menjawab juga jauh lebih banyak ketimbang elektabilitas tokoh teratas itu.

“Terkait politik pemilu, survei menemukan bahwa saat ini beberapa nama sudah mendapat dukungan cukup besar sebagai capres namun belum dominan, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ridwan Kamil. Nama-nama lain juga cukup didukung meski lebih sedikit seperti Sandiaga Uno dan AHY. Masih cukup banyak warga yang belum menjawab,” paparnya.

Survei yang diselenggarakan pada April 2021 ini menggunakan kontak telepon terhadap 1.200 responden, yang dipilih acak dengan metode simple random sampling dari kumpulan sampek acak survei tatap muka selama Maret 2018-Maret 2020 yang beerasal dari seluruh provinsi. Survei ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) +- 2,9% pada tingkat kepecrcayaan 95%.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini