Berkas Perkara Kurang Lengkap, Kejagung Kembalikan Penyidikan Penembakan Laskar FPI ke Bareskrim

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 04 Mei 2021 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 337 2405531 berkas-perkara-kurang-lengkap-kejagung-kembalikan-penyidikan-penembakan-laskar-fpi-ke-bareskrim-0D01c3inIu.jpg 6 Laskar FPI meninggal ditembak oknum polisi.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembalikan berkas perkara penyidikan dua tersangka personel Polda Metro Jaya dalam kasus penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek ke Bareskrim Polri.

"Hari ini, Selasa 4 Mei 2021, Jaksa Peneliti (Jaksa P-16) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum mengembalikan berkas perkara dugaan tindak pidana pembunuhan atas nama tersangka FR dan tersangka MYO yang disangka melanggar Pasal 338 KUHP Jo Pasal 56 KUHP kepada Bareskrim Polri," kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Leonard menjelaskan, berkas penyidikan tersebut dikembalikan lantaran Jaksa menilai masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi terkait dengan perkara tersebut.

Baca Juga: Bareskrim Target Pelimpahan Tahap I Berkas Kasus Penembakan Laskar FPI Sebelum Lebaran

"Dikembalikan lengkap dengan petunjuk petunjuk dari Jaksa Peneliti, baik kekurangan kelengkapan formil maupun kekurangan kelengkapan materiil," ujarnya.

Dalam perkara ini, terdapat dua tersangka, yakni berinisial MYO dan FR. Kemudian, Satu tersangka lain, yakni EPZ, dinyatakan telah meninggal akibat kecelakaan pada awal 2021.

Baca Juga: 2 Tersangka Kasus Penembakan Laskar FPI Masih Aktif Jadi Polisi

Sebelumnya dalam rekomendasi dan temuan Komnas HAM, menyatakan, sebanyak dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, di antara Jalan Internasional Karawang sampai km 49 Tol Cikampek.

Sementara empat orang lainnya yang masih hidup dan dibawa polisi, kemudian diduga ditembak mati dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari km 50 menuju Markas Polda Metro Jaya.

Terkait peristiwa dugaan penembakan empat orang laskar FPI itu, informasi yang diterima Komnas HAM hanya dari polisi, yakni lebih dulu terjadi upaya melawan petugas (polisi) yang mengancam keselamatan hidup petugas sehingga diambil tindakan tegas dan terukur.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini