Hell Week, Pendidikan Komando di Nusakambangan Terberat Mampu Dilewati Serda Ucok

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 04 Mei 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 337 2405270 hell-week-pendidikan-komando-di-nusakambangan-terberat-mampu-dilewati-serda-ucok-2aCnJcSRPG.jpg Serda Ucok, eksekutor napi cebongan dikabarkan bebas.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Untuk menjadi seorang anggota Kopassus tidak mudah. Dibutuhkan kemampuan khusus mulai dari menembak sampai antiteror.

Ujiannya lebih berat dibandingkan menjadi prajurit TNI biasa. Calon pasukan komando akan mengikuti seleksi dan pelatihan yang berat seperti, mendaki gunung, menjelajah hutan, hingga berenang menyeberangi Nusakambangan.

Di antara semua rangkaian tahapan pendidikan, yang paling terberat adalah akhir pendidikan komando di Nusakambangan yang dikenal sebagai Minggu Neraka (hell week).

Baca Juga: Viral! Begini Penampilan Serda Ucok Sekarang, Eksekutor 4 Napi Lapas Cebongan

Salah satu prajurit yang memiliki kualifikasi para-komando (Parako) adalah Serda Ucok Tigor Simbolon yang dikabarkan bebas dari penjara. Sebelumnya ia divonis 11 tahun penjara, karena terbukti mengeksekusi empat tahanan dengan senjata AK-47 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Baca Juga: Viral Video Serda Ucok Main Gitar Bareng Anak Kecil, Bawakan Lagu Dewa 19

Keempatnya adalah Yohanes Juan Manbait, Gamaliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, dan Hendrik Benyamin Sahetapy Engel. Mereka bertanggung jawab atas kematian Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe yang juga senior Serda Ucok di Korps Baret Merah.

Serda Ucok sudah berhak bebas karena sudah menjalani masa 2/3 tahanan terhitung sejak 2013 berarti sudah 8 tahun dia menjalani kurungan dari total 11 tahun vonis dari Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 Yogyakarta. Dengan begitu, Serda Ucok memiliki hak untuk bebas, apalagi jika dipotong dengan remisi semasa menjalani tahanan.

Sementara itu, Okezone mendapat informasi dari salah satu petinggi Kopassus bahwa Serda Ucok kembali berdinas di Korps Baret Merah usai menjalani masa tahanan.

“Iya mas benar, gabung lagi ke Kopassus setelah bebas,” ujar seorang perwira Kopassus yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, MNC Portal sudah meminta konfirmasi kepada Kepala Penerangan (Kapen) Kopassus Letkol Inf. Achmad Munir terkait bebasnya Serda Ucok, namun belum ada tanggapan.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini